Skip to content
  • Jakarta - Indonesia
  • sales@qserver.id
  • 021-53660861
  • Jakarta - Indonesia
  • qServer Indonesia
  • Product
  • Jasa Instalasi Server
  • Promo
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
placeholder-661-1-1.png
  • qServer Indonesia
  • Product
  • Jasa Instalasi Server
  • Promo
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
qstorage.png

Category: Blog

January 3, 2023January 3, 2023

Hyperconverged Infrastructure Sejarah dan Implementasinya

Perkembangan teknologi yang pesat ternyata tidak hanya terjadi pada perangkat di bagian hilir seperti gadget dan perangkat elektronik saja. Melainkan juga terjadi di Hulu yaitu perangkat enterprise dan bisnis, terutama perangkat yang berkaitan jaringan, server dan storage.  Bahkan, perangkat yang menyatukan ketiga hal tersebut atau kita kenal dengan Hyperconverged Infrastructure, telah hadir. Apa saja yang ditawarkan oleh perangkat ini dan bagaimana sejarah perkembangannya hingga saat ini? Selengkapnya di bawah yaa! Pengertian HCI Hyperconverged infrastructure (HCI) adalah suatu sistem yang menyatukan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan dalam suatu solusi terintegrasi. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan infrastruktur IT dan meningkatkan efisiensi operasi dengan mengeliminasi kebutuhan untuk mengelola beberapa sistem terpisah. HCI biasanya terdiri dari node yang masing-masing mengandung prosesor, memori, penyimpanan, dan jaringan, yang semuanya terintegrasi dalam suatu chassis yang sama. Node-node tersebut dapat diagregasikan untuk membentuk suatu cluster yang dapat dikelola secara terpusat. Perangkat ini dikelola menggunakan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi, mengelola, dan memantau sistem dari satu tempat. Sejarah dan Perkembangan HCI Hyperconverged infrastructure (HCI) muncul sebagai jawaban atas kebutuhan untuk menyederhanakan infrastruktur IT dan meningkatkan efisiensi operasi. Sebelum HCI, infrastruktur IT biasanya terdiri dari beberapa sistem terpisah, seperti server, storage, dan jaringan, yang masing-masing harus diinstall, dikonfigurasi, dan dikelola secara terpisah. Hal ini dapat menjadi rumit dan memakan banyak waktu dan sumber daya. HCI muncul pada awal 2010-an sebagai solusi terintegrasi yang menyatukan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan dalam suatu sistem tunggal. Node HCI biasanya terdiri dari prosesor, memori, penyimpanan, dan jaringan yang terintegrasi dalam suatu chassis yang sama. Node-node tersebut dapat diagregasikan untuk membentuk suatu cluster yang dapat dikelola secara terpisah. Perangkat lunak HCI memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi, mengelola, dan memantau sistem dari satu tempat. Pada awalnya, HCI hanya ditujukan untuk menjalankan aplikasi virtualisasi sederhana. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna, HCI telah dioptimalkan untuk menjalankan aplikasi yang lebih kompleks dan memungkinkan integrasi dengan teknologi lain, seperti cloud computing dan edge computing. Kini, HCI telah menjadi pilihan yang populer untuk menyediakan layanan IT di berbagai skala, mulai dari skala kecil hingga besar. Perbedaan Hyperconverged dan Converged Infrastructure Hyperconverged infrastructure (HCI) dan converged infrastructure (CI) memiliki beberapa kemiripan, namun juga terdapat beberapa perbedaan utama. Kedua jenis infrastruktur tersebut sama-sama menyatukan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan dalam suatu solusi terintegrasi untuk menyederhanakan infrastruktur IT dan meningkatkan efisiensi operasi. Namun, perbedaan utama antara keduanya adalah bagaimana sumber daya tersebut diintegrasikan. HCI menyatukan semua sumber daya dalam satu node yang terdiri dari prosesor, memori, penyimpanan, dan jaringan yang terintegrasi dalam suatu chassis yang sama. Node-node tersebut dapat diagregasikan untuk membentuk suatu cluster yang dapat dikelola secara terpisah. Sebaliknya, CI menyatukan sumber daya dalam beberapa sistem terpisah yang masing-masing bertanggung jawab untuk satu atau beberapa fungsi, seperti komputasi, penyimpanan, atau jaringan. Sistem-sistem tersebut dikonfigurasi dan diintegrasikan secara terpusat. Jadi, HCI lebih terfokus pada integrasi sumber daya dalam satu node tunggal, sementara CI lebih terfokus pada integrasi sumber daya dari beberapa sistem terpisah yang dikonfigurasi dan diintegrasikan secara terpusat. Apa Saja Keuntungan Menggunakan HCI? Hyperconverged infrastructure (HCI) memiliki beberapa keuntungan yang dapat membantu perusahaan dalam mengelola infrastruktur IT mereka: Sederhana: HCI menyederhanakan infrastruktur IT dengan menyatukan sumber daya komputasi, penyimpanan, dan jaringan dalam suatu sistem terintegrasi. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengkonfigurasi, mengelola, dan memantau sistem dari satu tempat. Efisien: HCI meningkatkan efisiensi operasi dengan mengeliminasi kebutuhan untuk mengelola beberapa sistem terpisah. Selain itu, HCI juga dapat membantu mengurangi biaya operasional dengan menyederhanakan proses instalasi, konfigurasi, dan pemeliharaan sistem. Scalable: HCI dapat diperluas dengan mudah dengan menambah node baru ke dalam cluster. Ini memudahkan perusahaan untuk menyesuaikan kapasitas sistem sesuai dengan kebutuhan yang berubah. Fleksibel: HCI dapat diintegrasikan dengan mudah dengan teknologi lain, seperti cloud computing dan edge computing. Hal ini memudahkan perusahaan untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan yang berubah. Konsisten: HCI menyediakan solusi terintegrasi yang konsisten di seluruh cluster, sehingga memudahkan pengguna untuk mengelola sistem secara terpusat. Dapat diandalkan: HCI menyediakan tingkat keandalan yang tinggi dengan menggunakan teknologi mirroring dan replikasi untuk menjamin ketersediaan aplikasi yang terus berjalan. Itulah tadi sejarah dan implementasi dari perangkat Hyperconverged Infrastructure. Simak terus blog qserver untuk mendapatkan berita terbaru tentang server dan storage.

Read More
December 20, 2022January 3, 2023

Mengelola Ruang Server agar Efisien

Server adalah komputer atau perangkat yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada klien (client). Server biasanya diinstall di lokasi yang terpisah dari klien dan terhubung ke jaringan (misalnya internet) melalui koneksi yang cepat. Server bisa menyediakan beragam layanan, seperti hosting website, menyimpan data yang dapat diakses oleh klien, mengelola email, dan lain-lain. Server umumnya memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan komputer biasa, seperti memiliki processor yang lebih kuat, RAM yang lebih besar, dan sistem operasi yang dioptimalkan untuk menangani beban kerja yang lebih tinggi. Server juga biasanya dilengkapi dengan sistem keamanan yang lebih canggih untuk melindungi data yang disimpan di dalamnya. Mengapa Membutuhkan Server di Kantor? Server di kantor bisa membantu dalam mengelola dan menyimpan data secara efisien. Dengan menggunakan server, data-data yang penting dapat disimpan di satu tempat yang aman dan dapat diakses oleh seluruh staf yang membutuhkan. Server juga dapat membantu dalam mengelola jaringan kantor dengan lebih baik, seperti mengontrol akses ke internet, mengelola email, dan lain-lain. Server juga dapat membantu dalam mengelola aplikasi yang digunakan di kantor. Misalnya, dengan menginstall aplikasi pada server, staf di kantor dapat mengakses aplikasi tersebut tanpa harus menginstallnya secara terpisah pada setiap komputer. Ini dapat membantu dalam mengelola licenci aplikasi dengan lebih mudah dan memudahkan pembaruan aplikasi yang terinstall. Server juga dapat membantu dalam mengelola backup data secara otomatis. Jika terjadi kegagalan pada salah satu komputer di kantor, data yang tersimpan di server masih dapat diakses dan dipulihkan, sehingga tidak menyebabkan kehilangan data yang penting. Secara umum, server di kantor dapat membantu dalam mengelola dan menyimpan data, mengelola jaringan, dan mengelola aplikasi dengan lebih efisien dan aman. Pengelolaan Server Kantor yang Efisien Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam mengelola server perusahaan dengan efisien: Pastikan server terupdate dengan software dan firmware terbaru: Update software dan firmware server secara berkala untuk memastikan bahwa server berjalan dengan optimal dan terlindungi dari kerentanan keamanan. Pastikan server memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan: Pastikan bahwa server memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan untuk menghindari masalah performance. Gunakan sistem monitoring server: Gunakan sistem monitoring server untuk memantau kinerja server secara real-time dan mendapatkan pemberitahuan jika terjadi masalah. Ini akan membantu Anda dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah sebelum terlambat. Buat rencana disaster recovery: Buat rencana disaster recovery untuk memastikan bahwa server perusahaan dapat kembali beroperasi dengan cepat jika terjadi masalah seperti kegagalan hardware atau serangan cyber. Gunakan tools automation: Gunakan tools automation seperti ansible atau puppet untuk membantu mengelola server secara efisien dan mengurangi beban kerja manual. Gunakan virtual private server (VPS) untuk mengelola server: Gunakan virtual private server (VPS) untuk mengelola server secara lebih fleksibel dan dengan biaya yang lebih terjangkau daripada menggunakan server fisik.   Itulah tadi beberapa pembahasan tentang pengelolaan ruang server agar efisien. Bila Anda memiliki kebutuhan server, segera hubungi sales kami.

Read More
December 5, 2022

Pentingnya Keamanan Ruang Server dalam Bisnis

Ruang server yang menjadi tempat bertukarnya informasi dalam perusahaan, tentunya sangat penting untuk diperhatikan keamanananya. Jangan sampai kelancaran proses bisnis menjadi terganggu lantaran gangguan teknis dalam ruang server. Apa saja ancaman yang mengancam server di perusahaan Anda? Bagaimana mengelola keamanan ruang server yang efektif? Resiko Mengabaikan Keamanan Ruang Server Seiring dengan berkembangnya perusahaan, tentu data yang disimpan akan semakin besar. Berbagai data tersebut disimpan dalam sebuah ruangan yang kemudian disebut juga dengan ruang server. Tentuya dalam pembangunan dan pembuatan ruang server tersebut ada berbagai standar operasional yang harus dipatuhi. Apabila mengabaikan standar tersebut, tentunya ada beberapa resiko yang dapat muncul, diantaranya sebagai berikut. Kerugian Finansial yang Besar Jika ruang server terkena ancaman seperti kebakaran atau serangan jaringan malware, maka data-data penting yang disimpan di dalamnya dapat hilang atau rusak. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian finansial yang besar bagi bisnis Anda, terutama jika data tersebut merupakan bagian dari proses bisnis atau merupakan sumber pendapatan utama. Reputasi Bisnis yang Tercemar Jika terjadi kegagalan keamanan ruang server, maka hal ini dapat membuat pelanggan atau klien merasa tidak percaya dan tidak nyaman bekerja sama dengan bisnis Anda. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian pelanggan dan merusak reputasi bisnis Anda di pasaran. Privasi dan Keamanan data Pelanggan Terancam Jika ruang server terkena serangan malware, maka data-data pelanggan yang disimpan di dalamnya dapat jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dapat menyebabkan pelanggaran privasi pelanggan dan mengakibatkan tuntutan hukum atau sanksi dari pihak berwenang. Cara Mengelola Keamanan Ruang Server dengan Efektif Setelah mengetahui berbagai resiko dari kerusakan ruang server akibat ancaman perusakan, kebakaran, bencana alam, maupun serangan siber, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengelola keamanan ruang server dengan efektif.  Yang pertama tentunya meningkatkan pengawasan dan pemantauan atau deteksi ancaman siber. Hal ini bisa dilakukan sebagai pencegahan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, tentu saja menyediakan berbagai perlindungan fisik seperti pengadaan SDM untuk peningkatan sistem keamanan maupun sistem pemandaman kebakaran. Yang tak kalah penting, tentu saja melakukan implementasi dari standar keamanan ruang server yang lebih ketat. Untuk menunjang hal ini juga perlu dilakukan audit berkala agar standar yang ada tidak turun. Itulah tadi beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengelola keamanan ruang server dalam bisnis, jika Anda memiliki kebutuhan untuk berbagai hal tersebut, segera hubungi tim kami di sales@qserver.id

Read More
November 8, 2022December 5, 2022

Merawat Ruang Server

Dalam sebuah perusahaan, tentunya Anda telah memahami bahwa komputer server merupakan salah satu yang paling penting dalam jaringan kantor. Tentu hal ini lantaran fungsi komputer server yang mengatur seluruh aktivitas dalam jaringan. Bila terjadi sesuatu hal pada komputer server, tentunya akan mempengaruhi operasional perusahaan bahkan merugikan konsumen. Server sendiri adalah sistem komputer yang berjalan semala 24/7 dan melakukan tugas berupa penyimpanan dan pengelolaan data. Server akan menyimpan beragam jenis dokumen dan menyediakan informasi untuk pengguna atau pengunjungnya. Server juga memiliki peran penting dalam menyediakan akses lebih cepat untuk mengirim atau menerima data yang tersedia pada server. Performa sebuah server tentu saja dapat berkurang secara  drastis apabila tidak dirawat dengan baik. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat sebuah ruangan yang berisi berbagai server di dalamnya. 1. Buat Perencanaan Ruang Server yang Sesuai Standar Sudah tentu bahwa di sebuah kantor atau perusahaan, server sebaiknya ditempatkan pada ruangan khusus tersendiri bersama dengan perangkat pendukung jaringan lainnya. Tentunya hal ini untuk memudahkan pengawasan dan menghindari berbagai ancaman bagi server itu sendiri seperti contohnya binatang pengerat. 2. Selalu Perhatikan Suhu Ruangan Karena server bekerja selama 24 jam nonstop maka suhu ruangan dalam server juga perlu diperhatikan. Sangat disarankan untuk memasang pendingin dalam ruangan server karena komputer membutuhkan kondisi optimal untuk dapat bekerja secara efisien. Terlalu banyak bekerja dalam kondisi panas dapat menimbulkan beberapa masalah. 3. Sediakan Sumber Energi Listrik Cadangan Sumber listrik cadangan sangat direkomendasikan, sebab ada kemungkinan listrik akan mati secara tiba-tiba. Misalnya dengan UPS yang terhubung ke perangkat server. Selain mempunyai sumber listrik cadangan, pastikan pula sumber listrik tersebut akan segera menyala ketika listrik mati. Ini karena di beberapa perusahaan, server mati dalam hitungan menit atau bahkan detik bisa menyebabkan kerugian yang signifikan. 4. Lakukan Backup Data Secara Berkala atau Otomatis Dalam suatu organisasi, data merupakan aset yang sangat penting. Data harus disimpan dengan baik dan aman. Untuk itu, dalam perusahaan, diperlukan seorang database administrator yang bertanggung jawab dalam melakukan backup database server, menyimpan dan mengelola data perusahaan dengan menggunakan jenis perangkat lunak khusus. Seorang database administrator harus melakukan penjadwalan backup seluruh database server setiap saat akan lebih aman dalam memonitor database yang ada. Tujuannya yaitu untuk mengontrol jika terjadi error akses database. Juga agar dapat mengembalikan database apabila data tersebut hilang, baik karena terhapus atau karena rusak (corrupt). Untuk itu, perlu dibuat data cadangan sehingga data tersebut dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan atau kehilangan. 5. Pastikan Ruangan bebas dari Debu. Jika kain lap konvensional tidak dapat menjangkau sudut yang sempit atau area yang sulit dijangkau pada data center, sebaiknya Anda menggunakan alat pembersih debu yang modern seperti penyedot debu elektrik. Gunakan penyedot debu elektrik yang memiliki motor 500-watt untuk mengeluarkan debu dari celah kipas data center. Investasi Anda untuk alat semacam ini akan berarti dalam jangka panjang. 6. Perhatikan pengaturan Kabel Berbagai perangkat elektronik identik dengan kabel. Namun pengelolaan kabel yang tidak rapi akan tidak hanya membuat pemandangan buruk, melainkan juga berdampak pada performa perangkat. Sejumlah kabel di data center harus diatur serapi mungkin, terutama kabel yang berada di dekat rak server. Perhatikan pengelolaan kabel berikut ini. Gunakan label dan kode warna untuk menghemat waktu perawatan. Misalnya kabel yang digunakan untuk printer atau perangkat VoIP, gunakanlah kabel dengan warna yang berbeda. Untuk memberikan label pada kabel, gunakan heat-shrink label yang dapat dengan mudah dipasang di kepala kabel. Sebaiknya jangan menggabungkan kabel jaringan dengan kabel power Hal ini dikarenakan kabel listrik dapat menyebabkan gangguan. Pastikan Anda mengukur panjang kabel agar tidak berlebihan dan memperumit ruang data center. Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam merawat ruang server. Hubungi sales@qserver.id apabila Anda memiliki kebutuhan server, kami akan mencari yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Read More
October 5, 2022October 13, 2022

Cara Kerja Server Serta Definisinya

Sebagaimana kita ketahui, sebuah server adalah sistem komputer yang menyediakan sumber daya untuk penyimpanan data.  Penyimpanan data di server  tentunya untuk menyimpan dokumen dan informasi yang akan digunakan dalam  berbagai layanan. Misalnya menampilkan website, mengirim email, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu, server tidak hanya terdiri dari satu jenis. Server juga dapat dibagi untuk kebutuhan banyak client, mulai dari untuk email, DNS, hingga website. Itulah mengapa sebuah server bisa dihubungkan dengan beberapa client. Sementara itu, komputer client juga dapat terhubung dengan beberapa server untuk saling memback-up. Secara bentuk, server dapat berupa hardware, software, atau virtual machine. Nah, server berupa hardware biasanya berbentuk jaringan komputer yang memiliki ukuran sangat besar dengan menampung beberapa processor dan RAM berkapasitas banyak. Secara bentuk, server dapat berupa hardware, software, atau virtual machine. Nah, server berupa hardware biasanya berbentuk jaringan komputer yang memiliki ukuran sangat besar dengan menampung beberapa processor dan RAM berkapasitas banyak. Bagaimana Cara Kerja Server? Setelah mengetahui pengertian server, sekarang mari bahas bagaimana cara kerja server terlebih dulu. Secara sederhana, server bekerja ketika ada permintaan dari client yang terhubung dalam satu jaringan.Komputer client akan me-request data atau layanan pada server. Lalu setelah request diterima, server akan memprosesnya dan hasilnya dikirimkan kembali pada komputer client. Kemudian, web server akan mencari data identitas website atau alamat IP terlebih dulu pada DNS server.  Setelah mengetahui alamat IP website barulah server dapat mengirimkan informasi pada browser untuk ditampilkan. Selain sebagai pusat penyimpanan, server pun memiliki beberapa fungsi lain sesuai dengan jenisnya. Fungsi Server dalam Perusahaan 1. Melayani Permintaan Komputer Client Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, server akan melayani segala permintaan dari client untuk diproses. Baik itu permintaan data atau aplikasi untuk dijalankan oleh client. Untuk mendukung fungsi tersebut, server biasanya menggunakan sistem operasi yang cepat dan aman. Setelahnya, client dapat bekerja lebih efektif dan tentunya aman. Tidak semua permintaan client diproses melalui server. Jika client kerap merequest permintaan yang sama secara berulang, biasanya permintaan tersebut akan dikirim melalui cache. Cache adalah teknologi untuk menyimpan data website yang sering diminta client. Tujuannya agar akses ke website tersebut menjadi lebih cepat. 2. Menyimpan Data atau Informasi Fungsi lainnya dari server adalah sebagai tempat penyimpanan data yang dikirimkan dari client. Data yang tersimpan tersebut dapat berupa jenis dokumen dan informasi yang kompleks. Untuk bisa menampung data yang banyak, server tentu harus memiliki kapasitas yang besar. Sehingga, client bisa menyimpan dan mengakses data bersama dengan client lainnya. Sebagian besar server biasanya menggunakan teknologi CDN agar client bisa mengakses data lebih cepat. Singkatnya, CDN adalah teknologi pemrosesan konten berdasarkan lokasi server terdekat dengan client. Sedikit info tambahan, ada banyak layanan CDN yang bisa Anda coba. Nah, Cloudflare adalah salah satu penyedia CDN gratis dan berbayar dengan performa yang oke. 3. Menyediakan Database untuk Dijalankan Server juga memiliki fungsi menyediakan database sebagai penyimpan dan pengolah data. Biasanya perusahaan besar memanfaatkan fungsi ini untuk menerapkan big data. Nantinya, semua data yang tersimpan dalam database dapat diolah dan diakses oleh pengguna. Dengan adanya layanan ini, banyak perusahaan dapat mengembangkan produk bisnisnya. 4. Mengatur Lalu Lintas Transfer Data atau File Server akan mengatur komunikasi dan transfer informasi pada client. Bisa dibayangkan bagaimana sibuknya server ketika banyak client yang akan mengajukan permintaan, bukan? Untuk itu, perangkat server biasanya memiliki kapasitas seperti hardisk dan RAM yang tinggi. 5. Mengamankan dari Serangan Kejahatan Terakhir, server juga dapat berfungsi untuk melindungi komputer atau website dari serangan hacker. Setiap ada request data dari client, server akan mengecek alamat IP dan informasi lainnya. Jika terdapat hal yang mencurigakan, seperti ancaman malware, server dapat mencegah akses alamat IP tersebut. Dengan begitu, data-data yang tersimpan pada komputer atau website dapat tetap aman. Itulah tadi sedikit penjelasan tentang server dan fungsinya. Jika Anda memiliki kebutuhan server, segera hubungi sales kami di sales@qserver.id

Read More
August 29, 2022September 1, 2022

Keamanan Data untuk Server PowerEdge

Dengan server Dell Technologies’s Cyber-Resilient dari Design PowerEdge dan Thales CipherTrust Data Security Manager. Dell Technologies dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang lebih komprehensif untuk keamanan data Anda. Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata “keamanan data”? Sejumlah ide mungkin muncul di benak Anda tergantung pada latar belakang, profesi, atau seberapa dekat Anda mengikuti berita terbaru tentang pelanggaran data. Seringkali, hal yang sama berlaku ketika organisasi mencoba mengatasi tantangan dalam mengamankan data. Mereka tahu itu sebuah masalah, tapi bagaimana cara terbaik untuk mengatasinya? Memulai Inspeksi Keamanan Data Perusahaan Anda Dari mana mereka harus mulai? Banyak organisasi terjebak dalam pemikiran bahwa keamanan perimeter mereka sudah cukup. Jika mereka bisa menjauhkan ancaman dari jaringan mereka, mereka akan aman. Namun, bukan itu masalahnya. Bukannya solusi keamanan itu tidak penting; sebenarnya, mereka sangat penting. Masalahnya adalah ancaman yang terus berevolusi – dan individu di balik ancaman itu menemukan cara baru untuk menerobos pengamanan Anda. Kita harus mulai memperlakukan data dengan ketelitian yang sama seperti perimeter, untuk memastikan jenis keamanan yang tepat tersedia. Data telah menjadi perimeter baru. Dengan mengambil pendekatan berlapis untuk mengamankan data meningkatkan kemungkinan data akan tetap aman, apabila terjadi pelanggaran data. Bagaimana kita melakukan ini? Kita harus memastikan data dienkripsi dan kunci enkripsi diamankan, jadi meskipun data dicuri, data tidak dapat digunakan. Salah satu dari banyak cara yang bertujuan Dell Technologies untuk membantu pelanggan dengan tantangan keamanan ini adalah dengan menyediakan solusi infrastruktur yang didesain cyber-resilient. Kami menyadari pelanggan kami akan menjalankan data sensitif mereka di platform Dell. Tim kami perlu memberi mereka alat yang diperlukan untuk mengamankan data tersebut. Di sini kita akan membahas salah satu cara Dell Technologies membantu pelanggan mencapai keamanan data dalam infrastruktur server mereka. Tantangan Global Keamanan Data Center Di pasar global, lokasi fisik data Centerdapat tersebar jauh dan luas, yang mengarah pada peningkatan kerentanan. Hilanglah sudah hari-hari di mana organisasi yang mengoperasikan data center tunggal yang diamankan dengan ketat degan  akses terbatas dan keamanan fisik perangkat keras server terjamin dengan baik. Admin data center diberi tugas dengan waktu respons yang cepat, rencana pemulihan bencana, dan persyaratan peraturan yang mengamanatkan penyimpanan data pribadi di darat. Untuk mencapai ini, sebagian besar organisasi mengikuti pendekatan arsitektur data center ganda. Pendekatan konvensional ini mengandung resiko. Enkripsi Data-at-rest adalah salah satu pertimbangan keamanan utama untuk menjaga data tetap aman di disk dengan menggunakan self-encrypting drives (SED). Enkripsi Data-at-rest menawarkan enkripsi data instan dan transparan di server dan penyimpanan khusus. Strategi perlindungan default untuk data pada SED adalah dengan menggunakan perangkat lunak manajemen kunci on-board yang memberi pengguna. Yang berwenang akses ke kunci yang diperlukan untuk mendekripsi dan membuka kunci data yang disimpan di SED. Namun, strategi ini memiliki keterbatasan. Jika pengguna tidak bertanggung jawab keluar dari data center dengan server ini, mereka berpotensi menemukan kunci dan mengakses data yang dienkripsi. Selain itu, ini dapat membuat Anda terkena ancaman orang dalam, di mana karyawan yang memiliki akses ke server dapat menemukan kunci dan mencuri data. Pengenalan Secure Enterprise Key Management Untuk mengatasi celah keamanan ini, fitur baru – Secure Enterprise Key Management (SEKM) diperkenalkan. Memanfaatkan SEKM, kunci dibuat, dikelola, dan disimpan di server eksternal jauh dari data yang disimpan di SED. SEKM kemudian digabungkan dengan solusi keamanan data terdepan di industri, Thales CipherTrust Manager melalui standar industri Key Management Interoperability Protocol atau KMIP. Karena CipherTrust Manager bersifat eksternal, kunci memiliki ketersediaan setinggi mungkin, sehingga kekuatannya untuk meningkatkan keamanan data dapat dimanfaatkan di banyak sistem, sehingga mencapai skalabilitas sejati yang memperluas nilai komponen manajemen kunci. Memanfaatkan penerapan manajemen kunci di seluruh organisasi juga menyederhanakan audit manajemen kebijakan dan pemenuhan peraturan. Selain itu, CipherTrust  Manager bersifat eksternal. Kunci memiliki ketersediaan setinggi mungkin, sehingga kekuatannya untuk meningkatkan keamanan data dapat dimanfaatkan di banyak sistem. Ini memberikan skalabilitas sejati yang memperluas nilai platform manajemen kunci. Manajemen Kunci Organisasi Begitu Penting Memanfaatkan penerapan manajemen kunci di seluruh organisasi juga menyederhanakan manajemen kebijakan dan audit pemenuhan peraturan. Jika Anda perlu memenuhi level FIPS yang lebih tinggi, termasuk Thales Luna HSMs menambahkan root-of-trust terkuat, entropi tinggi dari kunci yang dihasilkan, dan brankas perangkat keras bersertifikat FIPS 140-2 Level 3 untuk menyimpan kunci privat yang penting ini. Mengembangkan strategi keamanan data yang tepat dapat menjadi hal yang sulit dan rumit, namun dengan keahlian tim penjualan kami, namun, dapat membantu menyederhanakan keamanan data dan mempercepat waktu Anda untuk kepatuhan dan mencapai keamanan multi-cloud. Dengan server Dell EMC yang tahan cyber dengan desain PowerEdge dan Thales CipherTrust Data Security Manager, Dell Technologies dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang lebih komprehensif untuk mengamankan data Anda. Jika Anda siap untuk memulai, hubungi tim product specialist kami.

Read More
August 12, 2022August 30, 2022

Respons Keamanan Siber Kala Pandemi dan Seterusnya

Pandemi menghadirkan tantangan respons keamanan siber yang baru. Adanya pekerja yang mulai mengadaptasi work from home berkembang pesat, menghadirkan tantangan baru untuk mengidentifikasi kerentanan Anda dan merespons dengan cepat, tanpa mengubah fundamental identifikasi, lindungi, deteksi, tanggapi, dan pulihkan. Keamanan siber adalah persaingan tanpa henti antara Anda dan berbagai penjahat siber. Ditambah pandemi COVID-19, artinya lebih banyak tantangan bagi organisasi Anda dan lebih banyak peluang bagi penyerang. Kami merangkum berbagai saran para pakar keamanan siber tentang tantangan yang diciptakan oleh pekerja jarak jauh yang baru, bagaimana menanggapi ancaman siber, dan bagaimana ancaman itu sendiri berubah.  Pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung membuat lebih sulit untuk menanggapi ancaman yang sedang berlangsung. Menjadi proaktif sangat penting, dan waktu terbaik untuk memperbarui strategi Anda dalam berbisnis Pertaruhan Keamanan Data kala Pandemi Kejahatan siber datang dalam berbagai ukuran dan skala. Berbagai serangan seperti Ransomware dapat menjauhkan Anda dari sumber daya dan data, tetapi rencana permainannya sangat berbeda tergantung pada apa yang disusupi — dan apa yang tersentuh titik yang terinfeksi itu. Bila hanya Workstation yang dienkripsi terkena serangan ransomware, tentunya kita bisa langsung dapat membangun kembali mesin, yang berarti downtime tetapi tidak banyak lagi. Namun, jika data center atau server yang menjadi korban, hasilnya bisa menjadi bencana besar. Bagi banyak perusahaan, potensi kerugiannya begitu besar. Contohnya saja mengirimkan ratusan ribu dolar dalam kripto ke penjahat siber.  Bahkan jika Anda dapat menemukan cara untuk membayar, mampu membayar, dan memiliki penjahat yang cukup dapat dipercaya. Tetap tidak menjamin Anda akan selamat dari serangan itu. Seperti kutipan dari  Drew Simonis, wakil kepala petugas keamanan informasi. ” Di HPE. Meskipun Anda membayar uang tebusan, memperbaiki kerusakan akibat serangan ransomware dengan kunci keamanan yang disediakan oleh penjahat masih bisa berarti downtime berbulan-bulan. Berapa banyak yang bertahan dari produktivitas yang hilang? Untuk perusahaan besar, mungkin berkelanjutan, namun bagaimana bila serangan tersebut menyerang perusahaan kecil? Itu bisa membuat mereka gulung tikar.” terangnya.  Lima Pilar Keamanan Siber Jelas, jenis serangan yang Anda hadapi dan sumber daya yang Anda miliki bergantung pada ukuran organisasi Anda. Di Amerika, tindakan penting yang harus Anda ambil diambil dari kerangka kerja keamanan siber National Institute of Standards and Technology (NIST), lima pilar tersebut adalah mengidentifikasi, melindungi, mendeteksi, merespons, dan memulihkan. Ini adalah proses langkah demi langkah untuk menilai seberapa rentan sistem Anda, melakukan semua yang Anda bisa untuk menghilangkan kerentanan, dengan cepat memilah kerusakan saat terjadi pelanggaran, bangkit dan berjalan kembali, dan — yang paling penting — memberantas tautan lemah tersebut untuk masa depan. Tidak semua organisasi diciptakan sama. “Sebuah perusahaan besar memiliki semua sumber daya itu sendiri; mereka akan memiliki penyelidik, kemampuan forensik, kemampuan untuk mengembangkan rencana berdasarkan pelanggaran dan melaksanakan rencana itu,” kata Simonis. Rencana tanggapan berbeda-beda tergantung pada ukuran dan anggaran, dan banyak tantangan yang dihadapi bisnis kecil dan menengah yang lebih menakutkan daripada sebelumnya karena pandemi yang sedang berlangsung. Faktor Work From Home dan Keamanan Siber Pekerja work-from-home yang berkembang membuat setiap langkah tanggapan menjadi lebih sulit. Pandemi COVID-19 tidak mengubah fundamental, tetapi telah menciptakan peluang baru bagi penjahat siber: peningkatan serangan berorientasi konten yang menargetkan orang-orang di organisasi Anda — terutama dengan permohonan emosional. Pada bulan April, WHO melaporkan menangani lima kali lebih banyak serangan siber dari biasanya. “Tim keamanan harus belajar untuk menyaring apa yang tidak harus mereka saring sebelumnya,” kata J.J. Thompson, direktur senior respons ancaman terkelola di Sophos. Grup Analisis Ancaman Google memperingatkan bahwa serangan phishing yang ditujukan kepada masyarakat umum menyamar sebagai layanan pemerintah. “Dalam dunia pasca-pandemi, [masih] akan menjadi papan email dan komunikasi, serangan rekayasa sosial … [tetapi] mereka akan memiliki tingkat penyerapan yang jauh lebih baik.” Serangan terkait COVID-19 (seperti upaya phishing yang disamarkan sebagai hasil tes COVID) sangat berbahaya. “Kita semua memiliki filter manipulasi psikologis yang lebih keropos dibandingkan sebelumnya,” kata grup tersebut. Tantangan yang diungkapkan oleh pandemi ini mungkin bukan hal baru — dan sudah pasti tidak akan berhasil. “Apa yang harus Anda hadapi adalah lingkungan di mana Anda tidak dapat mempercayai pesan yang berasal dari luar organisasi Anda. Kapan pun seseorang dari luar meminta Anda untuk melakukan sesuatu, Anda harus curiga,” kata Simonis dari HPE. Dia menyarankan untuk memverifikasi permintaan yang tidak biasa sebanyak mungkin — bahkan jika itu berarti melakukan panggilan telepon. Menghilangkan kerentanan manusia juga berarti membangun sistem yang dipersiapkan untuk keniscayaan bahwa orang akan membuat kesalahan. “Asumsikan semua prosedur itu akan gagal,” kata Thompson. “Tidak peduli berapa kali Anda melatih seseorang untuk tidak mengklik sesuatu, mereka akan tetap melakukannya.” Kuncinya adalah menempatkan alat di tempat di mana orang gagal, seperti mengidentifikasi login anonim, bahkan jika kredensial pengguna diperiksa. Hal yang dapat dilakukan  Bahkan backup yang teliti bukanlah pengganti dari rencana respons insiden yang canggih. Beberapa pelanggaran tidak dapat diperbaiki hanya dengan kembali ke backup. “Hampir semua ransomware menunggu tiga hari untuk melewati dua atau tiga siklus backup sebelum mereka benar-benar meminta uang,” kata Gary Campbell, kepala teknologi keamanan di HPE. Dan backup Anda mungkin tidak cukup untuk mencegah kerusakan yang berpotensi mematikan. “Di data center, biasanya diperlukan enam hari untuk membuat ulang image server — dengan asumsi backup-nya bagus,” katanya. Jika Anda memiliki puluhan ribu server, biaya dan downtime yang terkait dengan pengembalian dana mungkin lebih buruk daripada membayar tebusan. Merancang rencana respons insiden adalah tugas yang sulit bagi perusahaan dalam skala apa pun. Latihan di atas meja adalah salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri, dan itu adalah sesuatu yang dapat dilakukan bisnis apa pun. Latihan ini mensimulasikan pelanggaran di atas kertas dan menguji pelatihan dan pengambilan keputusan tim Anda. “Jalani prosesnya dan lihat di mana kesenjangan kemampuan Anda karena Anda perlu melengkapi mereka yang memiliki pihak ketiga,” jelas Simonis. Itu mungkin berarti menghadirkan layanan keamanan siber terkelola untuk seluruh sistem Anda atau mengisi celah yang diperlukan dengan solusi butik. Pihak ketiga yang tepat dapat membantu dalam penilaian kerentanan, menggali lebih keras untuk menemukan celah yang mungkin tidak terlihat selama latihan biasa Anda. “Anda harus menetapkan solusi tersebut sebelumnya karena tidak ada yang lebih buruk daripada memerlukan konsultasi dan harus menunggu dua atau tiga minggu,” kata Simonis. “Kenyataan dari pelanggaran ini adalah menit dan jam itu penting. Semakin cepat Anda…

Read More
July 21, 2022August 30, 2022

Mengapa Data Menjadi Senjata Kompetitif Terbesar

Transformasi digital telah mengubah secara mendasar cara bisnis menciptakan dan memberikan nilai kepada pelanggan mereka. Sebagian besar dari semua proyek TI saat ini difokuskan pada pengembangan layanan dan penawaran digital baru untuk menghasilkan pendapatan baru, dan ada lebih banyak fokus daripada sebelumnya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Sementara itu, volume data yang dikelola bisnis terus meningkat dengan cepat. Pendorong yang signifikan adalah pertumbuhan eksponensial perangkat IOT – diperkirakan akan mencapai hampir enam miliar tahun ini, menurut firma riset Gartner. Memanfaatkan secara efektif sejumlah besar informasi yang ditangkap tidak lagi melestarikan start-up berbasis data atau model bisnis baru yang radikal. Sekarang bisnis dari semua ukuran dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi, menjadi lebih kompetitif, dan menjangkau pasar baru dengan memanfaatkan potensi data yang sudah mereka miliki. Nilai Data Semakin Meroket  Tren ini menunjukkan bahwa nilai data meroket. Secara historis, untuk bisnis apa pun, datanya yang paling berharga terdiri dari informasi yang paling baru dibuatnya: biasanya dokumen atau pembaruan terbaru yang diakses secara teratur oleh pengguna akhir melalui aplikasi bisnis penting. Seiring waktu, nilai informasi ini akan berkurang, hingga akhirnya diarsipkan dan tidak lagi digunakan untuk memberikan nilai langsung. Saat ini, model “kerusakan-seiring-waktu” telah diputarbalikkan. Banyak data yang dihasilkan hari ini, misalnya dari sensor IOT yang mungkin mengirimkan apa pun dari gambar ke video, atau pembacaan suhu. Awalnya memiliki sedikit nilai yang melekat di luar misi pelacakan utama sensor. Namun, saat aliran data individu ini digabungkan dengan data dari berbagai sumber, dari informasi Point of Sales hingga catatan medis, wawasan operasional baru akan terbuka. Bisnis dapat memanfaatkan wawasan ini untuk membuat model bisnis baru atau bahkan memonetisasinya secara langsung dengan menjual informasi unik kepada pelanggan – sehingga secara dramatis meningkatkan nilai data. Karena data perusahaan terus berkembang, hanya sedikit bisnis yang mengambil langkah mundur untuk mempertimbangkan seberapa sering mereka menghapus beberapa datanya. Beberapa penghapusan mungkin didorong oleh pedoman hukum atau kepatuhan, tetapi faktanya bahwa pentingnya dan nilai data lama semakin meningkat. Sebuah bisnis perlu sepenuhnya memahami tidak hanya pertumbuhan datanya tetapi juga file mana yang dihapusnya, untuk secara efektif melindungi arsip dan lingkungan penyimpanannya. Pada akhirnya, kemampuan untuk menyeimbangkan semua tingkatan penyimpanan dan tingkat layanan akan menentukan seberapa cepat dan hemat biaya bisnis akan dapat menanggapi permintaan data yang dihadapinya. Evolusi Data Pada Bisnis Evolusi data ini mengarahkan bisnis untuk mengevaluasi kembali lingkungan penyimpanan dan pengarsipan yang ada. Pemisahan tradisional antara data baru yang aktif dan informasi yang diarsipkan tidak lagi berfungsi dalam proses pembuatan, pemrosesan, analisis, dan berbagi data yang baru dan lebih berulang ini. Meskipun sederhana dan efektif, aturan dasar 3-2-1 untuk melindungi penyimpanan data penting bisnis bisa jadi terlalu umum untuk beberapa operasi harian. Untuk memenuhi persyaratan dan SLA yang lebih tepat dari beberapa data, klasifikasi perunggu-perak-emas lebih efektif untuk menentukan jumlah salinan yang diperlukan dan berapa lama akan disimpan. Pada saat yang sama, beberapa tantangan pengelolaan data tetap sama. Bisnis masih perlu memastikan bahwa data konsisten dan tersedia untuk aplikasi seperti analitik atau pengembangan perangkat lunak, sambil menjamin bahwa data itu dilindungi secara memadai, kuat, tangguh, dan sepenuhnya sesuai dengan peraturan pemerintah juga industri. Aturan 3-2-1 melibatkan pembuatan tiga salinan data Anda, menyimpannya di setidaknya dua teknologi penyimpanan yang berbeda, dan menyimpan satu salinan di situs eksternal. Membentuk Kembali Lingkungan Penyimpanan Menjadi Meja kerja Tambahan Sudah waktunya bagi bisnis untuk memikirkan kembali infrastruktur perlindungan data mereka agar lebih sesuai dengan persyaratan saat ini. Sebaiknya ambil pendekatan yang lebih transparan dan jelas – berdasarkan persyaratan perlindungan data bisnis yang sebenarnya. Keseimbangan sebenarnya dari penyimpanan lambat, sedang, sangat cepat, dan hibrida akan bervariasi tergantung pada faktor-faktor ini – tetapi apa pun keseimbangan yang tepat. Portofolio solusi perlindungan data Fujitsu membuatnya mudah untuk menyeimbangkan kecepatan, kapasitas dan biaya pencadangan dan pengarsipan, dan mewakili biaya kepemilikan yang rendah dibandingkan dengan solusi beberapa komponen tradisional. Fujitsu juga menggunakan metodologi yang telah terbukti, didukung oleh filosofi kreasi bersama, keahlian integrasi sistem selama puluhan tahun, dan ekosistem mitra yang luas untuk memastikan bahwa setiap bisnis dapat berubah menjadi perusahaan berbasis data. Lokakarya penemuan dengan setiap pelanggan benar-benar mengungkap data dasar mereka yang sebenarnya dan mengungkapkan semua tantangan dan tujuan data. Hal ini memungkinkan para ahli Fujitsu untuk merencanakan dan memberikan arsitektur data yang paling tepat yang terdiri dari kombinasi solusi mereka sendiri dan mitra yang paling efektif.

Read More
April 17, 2022June 4, 2022

Menjaga Kemanan Pasien dengan Dell Technologies

Artikel ini diterjemahkan dari blog Dell Technologies. Dell Technologies membantu perusahaan Medacist membangun penawaran software cloud pribadi sebagai layanan otomasi perawatan kesehatan. Memberikan akurasi yang lebih baik dengan waktu pemrosesan yang lebih singkat Medacist mengkhususkan diri dalam analitisa penyimpangan obat, yakni layanan kesehatan yang khusus untuk mengidentifikasi pola tidak biasa yang dapat mengindikasikan kemungkinan penyalahgunaan. Perusahaan platform data perawatan kesehatan Genesis menerapkan analisis data – termasuk kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML/ Machine Learning) – untuk sejumlah besar data dari berbagai sumber di seluruh siklus hidup obat. Solusi komputasi dan penyimpanan yang andal, berskala, dan berperforma tinggi sangat penting bagi Medacist. Ketika perusahaan perlu mengintegrasikan beberapa sistem penyimpanan dan analisa ke bidang data bersama, David J. Brzozowski, Jr., Chief Technology Officer di Medacist, beralih ke Dell Technologies. Dengan bermitra dengan Dell Technologies untuk proyek modernisasi infrastruktur mereka dalam mendukung platform data perawatan kesehatan Genesis, Medacist sekarang dapat memberikan wawasan baru kepada lebih banyak klien dan lebih cepat dari sebelumnya. Landasan cloud pribadi berperforma tinggi dan berlatensi rendah mengintegrasikan server Dell EMC PowerEdge dan penyimpanan Dell EMC PowerScale. Inti dari sistem ini adalah cluster Hadoop yang berada di server Dell EMC PowerEdge R540 dan R640 yang menjalankan beban kerja AI yang menuntut termasuk pembelajaran mesin intensif dan algoritme statistik. Ini juga mencakup Kubernetes dan beban kerja pembelajaran mesin yang berjalan di server PowerEdge 740 dengan GPU NVIDIA®. Menurut David, “Kemitraan kami dengan Dell Technologies memungkinkan kami memanfaatkan keluasan dan kedalaman solusi komputasi, penyimpanan, jaringan, dan keamanan mereka. Dell Technologies menawarkan solusi terbaik di semua kategori ini.” Tim ini juga menggunakan VMware® vCenter™ dan VMware vSphere™ Enterprise Plus untuk mengelola sumber daya server virtual dan mengoptimalkan kinerja server, bersama dengan Dell EMC OpenManage Enterprise dan iDRAC. Sistem file terdistribusi PowerScale OneFS menyediakan manajemen untuk infrastruktur penyimpanan. Kombinasi ini membantu tim menyebarkan, memantau dan mengelola pembaruan sistem dengan mudah dan menambahkan teknologi baru. “OpenManage Enterprise menawarkan tampilan lengkap dari semua server di infrastruktur kami,” jelas David. “Ini adalah alat manajemen terpusat yang mudah digunakan yang memberi kami transparansi untuk mendeteksi dan mengatasi masalah segera setelah terjadi. Melalui OpenManage Enterprise, kami dapat memastikan bahwa infrastruktur PowerEdge kami berada pada tingkat tambalan firmware yang optimal. Kami mempertahankan kontrol tidak hanya atas patch keamanan sistem operasi, tetapi juga atas keamanan server secara keseluruhan. ” Kemudahan manajemen juga memungkinkan Medacist untuk menerima lebih banyak pelanggan dengan peningkatan jumlah pegawai yang minimal. Seperti yang dilaporkan David, “Saat kami bertumbuh dari 600 menjadi lebih dari 2.000 klien, kami mampu meminimalkan pertumbuhan dalam overhead manajemen sambil memberikan skalabilitas dan kinerja, peningkatan beban kerja yang diperlukan berkat infrastruktur Dell Technologies kami.” Solusi lengkap juga mengurangi jeda waktu pemrosesan data dari 24 jam menjadi hanya lima menit. Ini juga menyediakan 99,99% uptime, yang telah menghemat jutaan dolar Medacist dengan menjunjung tinggi perjanjian tingkat layanan klien (SLA). Apabila Anda berminat untuk memodernkan infrastruktur TI dengan produk Dell Technologies, Anda dapat menghubungi kami. Tim Product Specialist qServer akan membantu Anda menemukan produk dan sistem yang terbaik dan paling pas untuk memenuhi kebutuhan Anda. Segera hubungi kami untuk informasi dan penawaran menarik lainnya!

Read More
April 12, 2022October 13, 2022

Memilih server untuk kantor

Server seperti kita ketahui adalah komputer pusat yang  memiliki fungsi untuk menyediakan jenis layanan atau servis tertentu bagi dalam sebuah jaringan komputer.  Komputer Server kantor biasanya memiliki spesifikasi yang lebih bagus daripada komputer desktop dengan prosesor yang bersifat scalable, RAM yang besar, dan sistem operasi khusus, lantaran harus beroperasi 24/7 nonstop. .   Mengapa perlu server di kantor? Tugas utama server adalah melayani komputer client atau merespon setiap request atau permintaan dari komputer client Dalam sisi kegunaan, server juga penting dalam menyediakan semua layanan penting yang dibutuhkan di dalam jaringan. Fungsinya adalah untuk menyimpan, mengambil, dan mengirim atau ‘melayani’ file dan data ke komputer lain dalam suatu jaringan.    Setidaknya ada 4 alasan anda membutuhkan server di kantor.    Sebagai penyedia Penyedia Resource Sebuah server memudahkan para pegawai untuk berbagi resource (fasilitas) secara bersama-sama, mulai dari akses internet, printer, hingga mesik fax. Siapapun bisa mengakses dari meja kerja masing-masing sehingga turut meningkatkan efisiensi kerja, sekaligus menghemat biaya pembelian hardware.   Fitur Keamanan File dan Jaringan Sementara dari sisi keamanan data, server menyediakan ‘tempat’ untuk menyimpan informasi bisnis, yang berarti Anda dapat mengelola dan melindungi informasi bisnis penting dengan lebih baik. Tidak seperti desktop PC yang rata-rata hanya menggunakan hard drive tunggal, server justru memiliki beberapa hard drive dalam konfigurasi RAID untuk mencegah terjadi kehilangan data atau gangguan dalam alur kerja.    Manajemen Virus  Salah satu ancaman terbesar untuk jaringan Anda adalah kemungkinan terkena virus, spyware, dan spam. Makanya, software anti virus sangat perlu diinstal pada setiap PC. Cara ini mungkin efektif bila kantor memiliki 20 karyawan atau lebih, namun bagaimana bila jumlah karyawan Anda lebih banyak? Menggunakan server tentu lebih efektif dan efisien untuk melindungi PC client dari virus dan malware.   Pusat Data dan Backup Data Server memiliki memainkan peran utama sebagai pusat data. Pusat data ini bisa digunakan untuk menampung data-data dari client. Data-data tersebut kemudian dapat diakses setiap pegawai meskipun berasal dari divisi berbeda. Selain itu, server juga mencegah kemungkinan terjadinya data hilang berkat adanya sistem backup data otomatis dan memungkinkan Anda untuk mengambil file yang terhapus dengan sengaja.     Lalu bagaimana analisa server agar mendapatkan kinerja yang optimal?    Berikut adalah adalah beberapa hal yang harus diperkirakan untuk mendapatkan server dengan kinerja yang optimal:   Hardware networking` Perangkat networking untuk server yang dipilih tentu akan sangat menentukan performa server. Hardware tersebut yaitu router, switch dan lain sebagainya. Jjika salah memilih hardware maka server pun tidak dapat bekerja dengan baik. Pastikan juga port yang terkoneksi dengan perangkat keras tersebut berfungsi dengan baik.    Aktivitas yang dilakukan Setelah hardware maka kita berali ke aktivitas yang dilakukan. Lebih baik jika kita memiliki daftar aktivitas yang perlu dilakukan oleh server yang ingin kita buat. Misalnya apakah hanya untuk operasional harian saja? Atau malah untuk mining uang kripto? Nah kebutuhan aktivitas ini yang nantinya juga menentukan jumlah RAM, storage, Prosesor dan perangkat lainnya dalam komputer server.    Jumlah Pengguna Selain aktivitas bisnis, maka yang tidak bisa lepas darinya adalah jumlah pengguna. Aktivitas bisnis yang ringan mungkin memerlukan kualitas hardware yang rendah, tapi dengan jumlah pengguna yang banyak, maka kualitas hardware yang tinggi juga dibutuhkan   Skalabilitas  Sebuah struktur perangkat IT yang baik adalah ketika ia mudah untuk di-upscale. Jadi kita tidak perlu membangun dari awal lagi sistem yang telah dibuat. Karena tentu saja perusahaan terus berkembang dan kebutuhan server juga bertambah di masa yang akan datang. Dengan skema yang tepat, maka perkembangan server dapat dilakukan dengan mudah.    Software  Ingat bahwa hardware yang baik tidak bisa bekerja optimal tanpa software yang mumpuni. Pemilihan software yang tepat juga dibutuhkan. Pemilihan software yang sesuai tergantung dari kebutuhan server, apabila server melayani jutaan pelanggan tiap harinya dan apabila mati sejenak bisa menyebabkan bencana, maka pemilihan merk software sebaiknya dilakukan sebaik mungkin untuk meminimalisir kerugian yang akan datang.   Lalu Bagaimana mendapatkan Software Server yang bagus?    Ada banyak sekali merk software yang bisa digunakan. Lalu, bagaimana kita bisa memilih merk yang sesuai? Agar kemampuan hardware server kita optimal? Setidaknya, untuk memilih software yang baik harus memenuhi 4 kriteria berikut:   Jaminan Aplikasi server harus terjamin, dan apabila terjadi kerugian maka perusahaan web server tersebut juga dapat dimintai pertanggung jawaban. .   Sesuai dengan perkembangan jaman, dalam kasus contohnya adalah perankat lunak web server seperti versi protocol HTTP, web server harus terus berkembang dan mengikuti standar prototokl HTTP yang baru tanpa melupakan yang lama.   Keamanan Web server yang aman, tidak rentan terhadap pencurian identitas, injeksi, dsb, adalah salah satu alasan kemampuanya untuk terus berjalan dan melayani pengguna.   Kehandalan Web server harus handal, dia tidak boleh sangat lemah hingga bahkan apabila hardware server sudah optimal, tapi software web server hanya bisa melayani 256 pengguna setiap menit.   Itulah tadi beberapa kriteria untuk memilih server kantor. Untuk info selengkapnya, hubungi sales kami.

Read More
  • Previous
  • 1
  • …
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • Next

Recent Posts

  • Infrastruktur AI Dell: Data Cepat & Storage Aman
  • Modernisasi Server Lenovo untuk AI & Beban Kerja Modern
  • HPE Server Liquid Cooling: Solusi AI & Komputasi Finansial
  • Infrastruktur AI ASUS: Solusi Cloud hingga Edge Terbaru
  • Dell Memperkuat Private Cloud dengan Otomasi Lifecycle Server

Categories

  • Blog
  • Technology

Popular Tags

Agentic AI AI Infrastructure AMD EPYC AMD EPYC 9006 Artificial Intelligence ASUS Server beli server Cloud Computing Cybersecurity data center dell Dell EMC PowerScale Dell PowerEdge Dell Technologies Edge Computing Enterprise AI Generative AI High Performance Computing HPC HPE ProLiant Infrastruktur AI infrastruktur IT Intel Xeon 6 keamanan data lenovo lenovo poweredge Lenovo ThinkSystem Liquid Cooling NVIDIA Vera CPU NVIDIA Vera Rubin penyimpanan data qserver qserver.id qServer Indonesia ruangan data center ruang server server Server Enterprise server kantor Server PowerEdge storage supermicro teknologi storage Transformasi Digital Virtualisasi
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • September 2024
  • October 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • April 2022
  • January 2022
  • November 2021
  • September 2021
  • March 2021

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

Tentang Kami

qServer menyediakan berbagai macam produk server terbaik dengan harga terjangkau dari Brand ternama seperti: Lenovo, Dell, HPE dan ASUS, Fujitsu, Supermicro, Intel Server dan xFusion.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • Jl. Kebon Jeruk Raya
  • Villa Kebon Jeruk Office F1
    Jakarta, 11530 – Indonesia

8:30 – 17:00 (Mon – Fri)
 (+62) 21 53660861
sales@qserver.id

Support Center
  • Jl. Panjang no. 5,
  • AKR Tower – 9th Floor
    Jakarta Barat 11530