Mengapa Server AMD EPYC 9006 Generasi ke-6 Menjadi Standar Baru Industri Server AMD EPYC 9006 generasi ke-6 kini resmi hadir sebagai solusi terdepan bagi kebutuhan infrastruktur IT modern. Supermicro secara resmi memperkenalkan jajaran portofolio server terbaru ini pada 23 Juli 2026. Inovasi ini dirancang khusus untuk mengakselerasi beban kerja AI, cloud computing, hingga high-performance computing (HPC). Dalam dunia yang bergerak cepat, efisiensi adalah kunci utama keberhasilan sebuah organisasi. Supermicro memahami kebutuhan tersebut dengan menghadirkan platform yang lebih bertenaga. Peningkatan performa mencapai 1,7 kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya menjadi bukti komitmen mereka terhadap teknologi masa depan. Peningkatan Performa dan Efisiensi Data Center Keunggulan utama dari Server AMD EPYC 9006 terletak pada arsitektur canggih yang ditawarkannya. Sistem ini tidak hanya fokus pada kecepatan pemrosesan data, tetapi juga efisiensi energi yang luar biasa. Oleh karena itu, perusahaan dapat menjalankan aplikasi berat dengan konsumsi daya yang jauh lebih rendah. Efisiensi daya ini memberikan dampak langsung pada biaya operasional atau OPEX perusahaan. Dengan performa per watt yang lebih optimal, organisasi dapat menekan biaya listrik secara signifikan. Selain itu, kepadatan rak (rack density) yang lebih baik memungkinkan penggunaan ruang data center yang lebih efektif bagi penyedia layanan cloud. Fleksibilitas Portofolio Produk Supermicro Supermicro memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan infrastruktur yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, mereka meluncurkan berbagai lini server yang didukung oleh arsitektur AMD EPYC generasi terbaru. Beberapa seri yang tersedia meliputi: Hyper: Solusi serbaguna untuk beban kerja intensif. CloudDC: Dioptimalkan khusus untuk lingkungan cloud yang efisien. GrandTwin & BigTwin: Desain multi-node untuk efisiensi ruang tinggi. FatTwin & FlexTwin: Fleksibilitas tinggi untuk berbagai konfigurasi. GPU-Optimized Systems: Solusi utama untuk pemrosesan AI dan Machine Learning. Mendukung Revolusi AI dan Big Data Di era kecerdasan buatan (AI) saat ini, kebutuhan akan komputasi tinggi menjadi hal yang krusial. Server AMD EPYC 9006 telah dioptimalkan untuk menangani beban kerja AI dan Machine Learning yang semakin kompleks. Platform ini mendukung kapasitas memori besar dan teknologi konektivitas PCIe terbaru. Selanjutnya, fitur penyimpanan berkecepatan tinggi memastikan bahwa aliran data tetap lancar tanpa hambatan. Hal ini sangat penting untuk mendukung aplikasi database enterprise skala besar. Dengan infrastruktur yang kokoh, perusahaan dapat mengambil keputusan berdasarkan data secara lebih cepat dan akurat. Penerapan dalam Berbagai Sektor Industri Inovasi ini tidak hanya terbatas pada satu industri saja. Berbagai sektor kini dapat memanfaatkan kekuatan dari teknologi ini untuk transformasi digital mereka. Berikut adalah beberapa sektor yang akan mendapatkan manfaat besar: Penyedia Layanan Cloud: Meningkatkan kapasitas layanan kepada klien. Lembaga Keuangan: Kecepatan pemrosesan transaksi yang lebih aman. Pemerintahan: Modernisasi layanan publik berbasis digital. Kesehatan & Riset: Mempercepat analisis genomik dan data medis. Manufaktur & Telekomunikasi: Otomatisasi proses produksi yang lebih efisien. Kesimpulan Peluncuran portofolio server berbasis AMD EPYC 9006 menegaskan posisi Supermicro sebagai pemimpin solusi IT global. Peningkatan performa yang signifikan, dipadukan dengan efisiensi energi, menjadikan sistem ini pilihan cerdas bagi masa depan bisnis Anda. Infrastruktur IT yang tangguh adalah fondasi utama untuk mencapai produktivitas maksimal. Jika Anda membutuhkan solusi implementasi server terbaru, Qserver Indonesia hadir sebagai mitra terpercaya. Sebagai bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, kami menyediakan solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity kelas dunia. Hubungi tim kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kebutuhan infrastruktur perusahaan Anda.
Tag: qServer Indonesia
Server PowerEdge Generasi Baru: Inovasi Dell untuk Era AI
Membangun Fondasi Masa Depan dengan Server PowerEdge Dell Technologies baru saja mengguncang industri IT melalui peluncuran Server PowerEdge generasi ke-18. Pengumuman besar ini terjadi pada ajang Dell Technologies World 2026. Inovasi ini hadir sebagai solusi utama bagi organisasi yang ingin merangkul era kecerdasan buatan (AI) secara penuh. Dengan performa luar biasa, jajaran server terbaru ini siap menjawab tantangan komputasi berat di masa depan. Kebutuhan akan infrastruktur yang tangguh kini menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, Dell merancang sistem ini untuk menangani beban kerja AI modern, komputasi berkinerja tinggi (HPC), hingga virtualisasi skala besar. Mari kita telusuri bagaimana teknologi ini mengubah peta persaingan data center global. Optimalisasi Beban Kerja AI Modern Adopsi AI yang masif menuntut perangkat keras dengan efisiensi energi yang optimal. Organisasi kini membutuhkan kemampuan untuk melatih model AI sekaligus menjalankan inferensi secara cepat. Server PowerEdge terbaru memberikan jawaban atas kebutuhan tersebut. Portofolio terbaru ini mendukung berbagai skenario penggunaan yang sangat luas. Sebagai contoh, server ini mampu menangani analitik data mendalam, database enterprise, hingga ekosistem private dan hybrid cloud. Dengan satu infrastruktur terintegrasi, perusahaan dapat menjalankan aplikasi tradisional dan beban kerja AI secara berdampingan tanpa hambatan. Model Unggulan untuk Kinerja Tinggi Dell memperkenalkan beberapa varian utama dalam jajaran PowerEdge Generasi ke-18. Setiap model memiliki karakteristik khusus untuk kebutuhan bisnis yang spesifik: PowerEdge M9825: Server modular yang mengusung prosesor AMD EPYC Generasi ke-6. Sistem ini dilengkapi dengan teknologi liquid cooling untuk menjaga stabilitas saat menangani beban kerja HPC yang intensif. PowerEdge XE5845 dan XE7845: Dirancang sebagai tulang punggung AI enterprise. Server ini mendukung GPU generasi terbaru yang sangat efisien untuk proses pelatihan, fine-tuning Large Language Models (LLM), dan inferensi skala masif. PowerEdge R9825 dan R9815: Menawarkan kepadatan hingga 256 core dalam satu unit sistem. Model ini menjadi pilihan ideal untuk database skala besar dan virtualisasi server yang memerlukan latensi rendah. PowerEdge R9810: Memanfaatkan keunggulan prosesor Intel generasi terbaru. Model ini memberikan bandwidth memori lebih lebar dan kapasitas cache yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Efisiensi, Skalabilitas, dan Keamanan Maksimal Peningkatan teknologi dalam Server PowerEdge tidak hanya terpaku pada kecepatan prosesor semata. Dell memberikan lonjakan performa hingga 70% dibanding generasi sebelumnya. Hal ini memungkinkan konsolidasi server hingga rasio 13:1, sehingga ruang data center Anda menjadi jauh lebih efisien. Selain performa fisik, Dell memprioritaskan kemudahan manajemen melalui integrasi Dell OpenManage. Administrator IT dapat memantau kesehatan sistem secara real-time dengan otomatisasi penuh. Dari sisi keamanan, fitur perlindungan berbasis hardware memastikan firmware dan data Anda terlindungi dari ancaman siber yang kian kompleks. Mengapa Harus Memilih Solusi Dell? Membangun data center AI memerlukan integrasi yang menyeluruh. Dell Technologies menyatukan solusi storage, jaringan, dan ketahanan siber dalam satu ekosistem yang kohesif. Dengan dukungan infrastruktur end-to-end ini, organisasi dapat mempercepat transformasi digital mereka tanpa harus khawatir akan batasan teknologi. Kesimpulannya, peluncuran Server PowerEdge generasi terbaru menandai komitmen Dell untuk memimpin era AI. Bagi organisasi di Indonesia, kini tersedia akses untuk mengadopsi teknologi server mutakhir ini melalui partner yang berpengalaman. Qserver Indonesia, sebagai bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, siap menjadi mitra strategis Anda. Kami merupakan partner resmi penyedia server DELL, HPE, dan ASUS. Sebagai distributor infrastruktur IT dan Cybersecurity terkemuka, kami berkomitmen membantu bisnis Anda mengadopsi teknologi masa depan dengan dukungan layanan profesional.
ASUS Adopsi NVIDIA DSX untuk AI Enterprise yang Cepat
Transformasi Infrastruktur dengan ASUS Adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform Dunia teknologi terus berkembang pesat seiring dengan kebutuhan kecerdasan buatan yang semakin masif. Kini, ASUS Adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform untuk membantu perusahaan mempercepat pembangunan dan operasional AI Factory secara efisien. Langkah strategis ini menjadi jawaban atas tantangan perusahaan dalam mengelola beban kerja AI yang kompleks. Solusi ini dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan skala besar. Mulai dari pelatihan model yang intensif hingga proses inferensi dan penyebaran aplikasi di lingkungan enterprise. Dengan ekosistem yang matang, perusahaan dapat mengoptimalkan potensi data mereka secara lebih efektif. Infrastruktur AI dari Data Center hingga Edge ASUS menghadirkan portofolio lengkap untuk memenuhi tuntutan pasar. Infrastruktur ini mencakup berbagai komponen vital yang terintegrasi dengan sempurna. Berikut adalah komponen utama yang ditawarkan oleh ASUS bagi pelaku industri: Rack-scale AI Factory yang mumpuni. AI POD Architecture untuk skalabilitas tinggi. Server AI berbasis NVIDIA dan AMD terbaru. Enterprise AI Platform yang sangat reliabel. Edge AI Solutions untuk pemrosesan data cepat. Melalui pendekatan end-to-end ini, perusahaan dapat membangun infrastruktur AI dengan waktu yang lebih singkat. Fleksibilitas menjadi prioritas utama agar sistem mudah berkembang sesuai kebutuhan bisnis yang dinamis. Keunggulan ASUS AI POD Berbasis NVIDIA Vera Rubin NVL72 Salah satu sorotan utama dalam pengumuman ini adalah ASUS AI POD. Sistem ini dibangun menggunakan platform mutakhir NVIDIA Vera Rubin NVL72 yang sangat kuat. Teknologi ini memberikan keunggulan kompetitif bagi setiap perusahaan yang menggunakannya. Keunggulan utama meliputi performa tinggi untuk model AI berukuran triliunan parameter. Selain itu, sistem ini menggunakan pendinginan cair atau liquid cooling 100 persen. Hal ini secara langsung meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi Power Usage Effectiveness (PUE). Hasil akhirnya adalah Total Cost of Ownership (TCO) yang jauh lebih rendah bagi perusahaan. Oleh karena itu, investasi ini sangat rasional bagi industri yang membutuhkan kepadatan komputasi tinggi. Keamanan dan efisiensi menjadi pondasi utama dalam operasional AI modern. Inovasi Server AI Generasi Terbaru Selain platform POD, ASUS juga memperkenalkan beberapa server AI baru dengan performa menakjubkan. Inovasi ini membuktikan komitmen ASUS dalam menghadirkan perangkat keras berkualitas tinggi bagi enterprise. Berikut adalah beberapa lini produk server terbaru mereka: Pertama, terdapat ASUS XA VR721-E3. Platform rack-scale ini berbasis NVIDIA Vera Rubin yang ditujukan khusus untuk AI Factory skala besar. Kedua, ada ASUS XA P8A-E14AXL, server AI 6U dengan dukungan delapan GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Series. Terakhir, tersedia ASUS XA P4N-E2. Server AI 2U ini berbasis NVIDIA Vera CPU yang dirancang untuk kebutuhan Agentic AI dan inferensi generasi berikutnya. Setiap server dirancang untuk menangani beban kerja berat tanpa mengorbankan stabilitas. Mengapa AI Enterprise Membutuhkan Solusi Ini? Kebutuhan AI di tingkat enterprise terus meningkat setiap tahun. Perusahaan kini membutuhkan kemampuan lebih untuk menjalankan operasional AI mereka. Pertama, mereka perlu mempercepat proses training model AI yang memakan waktu lama. Kedua, menjalankan inferensi dengan latensi rendah menjadi keharusan agar aplikasi tetap responsif. Selanjutnya, perusahaan harus mampu mengelola data dalam skala besar secara aman. Integrasi dengan NVIDIA DSX membantu pelanggan mempercepat proses desain hingga implementasi produksi. Dengan dukungan mitra profesional, implementasi teknologi ini menjadi lebih lancar dan minim risiko. Kesimpulan Sebagai penutup, pada tahun 2026, ASUS semakin memperkuat posisinya di pasar server AI global. Pengembangan AI Factory dan server berbasis NVIDIA Vera Rubin menunjukkan arah masa depan perusahaan. Fokus utamanya tetap pada performa, efisiensi energi, dan skalabilitas untuk kebutuhan bisnis masa depan. Bagi Anda yang mencari solusi infrastruktur IT, Qserver Indonesia hadir untuk membantu. Sebagai bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, kami merupakan partner resmi server ASUS. Kami menyediakan layanan infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia untuk mendukung kesuksesan digital Anda.
ASUS Adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform untuk Mempercepat Implementasi AI Factory
ASUS mengumumkan portofolio terbaru solusi infrastruktur AI pada ajang Computex 2026, menghadirkan kemampuan AI Factory end-to-end yang dikembangkan bersama NVIDIA, Intel, dan AMD. Solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan membangun, mengelola, dan mempercepat implementasi infrastruktur AI skala besar secara lebih efisien. Fokus pada AI Factory Skala Enterprise Melalui adopsi platform NVIDIA DSX AI Factory, ASUS menyediakan pendekatan terintegrasi mulai dari desain, simulasi, hingga implementasi infrastruktur AI. Tujuannya adalah mempercepat waktu implementasi sehingga perusahaan dapat lebih cepat memperoleh manfaat bisnis dari investasi AI mereka. ASUS menyatakan bahwa kebutuhan AI modern kini tidak hanya memerlukan server berperforma tinggi, tetapi juga ekosistem lengkap yang mencakup komputasi, penyimpanan data, jaringan, pendinginan, dan manajemen infrastruktur secara terpadu. Server AI Generasi Baru Salah satu sorotan utama adalah hadirnya server AI baru yang menggunakan arsitektur NVIDIA Vera dan Rubin. Beberapa platform yang diperkenalkan antara lain: ASUS XA VR721-E3, platform rack-scale AI yang menggunakan NVIDIA Vera Rubin NVL72. ASUS XA NR1I-E12L, server AI berbasis NVIDIA HGX Rubin NVL8 dengan sistem pendinginan hybrid. ASUS XA P8A-E14AXL, server 6U yang mendukung delapan GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition berpendingin cair. ASUS XA P4N-E2, server AI 2U yang menggunakan prosesor NVIDIA Vera untuk aplikasi Agentic AI generasi berikutnya. Teknologi Pendinginan Cair untuk AI Pada Maret 2026, ASUS juga memperkenalkan infrastruktur AI berpendingin cair penuh yang dirancang untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi pusat data. Solusi ini dikembangkan untuk menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan daya dan panas dari workload AI modern. Menurut ASUS, penggunaan liquid cooling dapat membantu menurunkan Power Usage Effectiveness (PUE) dan Total Cost of Ownership (TCO), sehingga pusat data dapat menjalankan workload AI yang lebih besar dengan biaya operasional yang lebih rendah. AI dari Data Center hingga Edge Selain server data center, ASUS juga memperkenalkan berbagai solusi AI yang mencakup: AI Factory skala rack dan POD Server enterprise untuk pelatihan dan inferensi AI Edge AI untuk industri dan IoT AI workstation untuk kebutuhan bisnis Infrastruktur penyimpanan berkecepatan tinggi untuk model AI besar Pendekatan ini memungkinkan organisasi membangun ekosistem AI dari pusat data hingga perangkat edge menggunakan platform yang terintegrasi. Komitmen ASUS di Pasar Enterprise ASUS menegaskan fokusnya untuk memperluas bisnis enterprise dan AI infrastructure. Perusahaan terus berinvestasi pada pengembangan server AI, sistem pendinginan canggih, serta solusi data center yang mendukung model AI dengan triliunan parameter. Kesimpulan Melalui pengumuman di Computex 2026, ASUS menunjukkan komitmen kuat dalam pasar server AI enterprise. Dengan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform, server berbasis NVIDIA Vera dan Rubin, serta teknologi liquid cooling generasi baru, ASUS berupaya menghadirkan infrastruktur yang mampu mendukung kebutuhan AI skala besar secara lebih efisien, cepat, dan berkelanjutan Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
HPE Perkenalkan ProLiant Compute DL394 Gen12 dengan NVIDIA Vera CPU untuk Era Agentic AI
HPE mengumumkan peluncuran HPE ProLiant Compute DL394 Gen12, server generasi baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan Agentic AI, reinforcement learning, dan pemrosesan data berskala besar. Server ini menjadi salah satu produk pertama yang menggunakan NVIDIA Vera CPU, yang dirancang untuk memberikan performa tinggi, bandwidth memori besar, dan latensi rendah untuk aplikasi AI modern. Dirancang untuk Generasi Baru AI Menurut Presiden dan CEO HPE, Antonio Neri, pergeseran dari AI generatif menuju sistem AI yang mampu mengambil keputusan dan menjalankan tugas secara mandiri (agentic AI) mengubah kebutuhan infrastruktur komputasi perusahaan. Oleh karena itu, organisasi membutuhkan server dengan kemampuan CPU yang lebih tinggi untuk mendukung pemrosesan data secara real-time dan pengambilan keputusan yang kompleks. Server baru ini ditujukan untuk berbagai beban kerja seperti: Agentic AI Reinforcement Learning Analisis data skala besar Pemodelan keuangan kompleks Infrastruktur AI Factory Pemrosesan data real-time berlatensi rendah Performa Memori Sangat Tinggi HPE ProLiant Compute DL394 Gen12 hadir dalam form factor 2U dan memanfaatkan arsitektur NVIDIA Vera CPU dengan desain monolitik yang mengurangi masalah akses memori non-uniform (NUMA) yang sering ditemukan pada arsitektur chiplet tradisional. Beberapa keunggulan teknis yang diumumkan HPE: Bandwidth memori agregat hingga 1,2 TB/detik Hingga 14 GB/detik per core Menggunakan memori LPDDR5X berkecepatan tinggi Latensi lebih rendah untuk workload AI dan analitik Teknologi ini memungkinkan server memproses data dalam jumlah besar secara lebih cepat dan efisien. Keamanan Tingkat Enterprise HPE menyematkan berbagai fitur keamanan yang telah menjadi ciri khas keluarga ProLiant, antara lain: Silicon Root of Trust HPE Integrated Lights-Out (iLO) Secure Enclave untuk perlindungan sepanjang siklus hidup server Dukungan terhadap standar keamanan yang tahan terhadap ancaman komputasi kuantum di masa depan Server ini juga menjadi salah satu platform pertama HPE yang memenuhi persyaratan keamanan pasca-kuantum yang direkomendasikan oleh standar NIST. Manajemen Berbasis AI Untuk menyederhanakan operasional, HPE melengkapi server ini dengan HPE Compute Ops Management, platform manajemen cloud yang memungkinkan administrator: Memantau server secara terpusat Mengotomatisasi operasional Mengurangi waktu pengelolaan infrastruktur Mendapatkan insight berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi operasional Pendekatan ini membantu organisasi mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas tim IT. Kolaborasi dengan NVIDIA dan New York Stock Exchange Peluncuran DL394 Gen12 dilakukan sebagai bagian dari kolaborasi antara HPE, NVIDIA, dan Redpanda. Salah satu implementasi awal teknologi ini sedang dieksplorasi oleh New York Stock Exchange untuk mendukung pemrosesan lebih dari satu triliun pesan transaksi per hari dengan latensi yang semakin rendah dan kapasitas yang lebih besar. Ketersediaan HPE menyatakan bahwa HPE ProLiant Compute DL394 Gen12 akan tersedia pada musim gugur 2026 sebagai bagian dari portofolio NVIDIA AI Computing by HPE. Perusahaan juga menyediakan opsi pembiayaan melalui HPE Financial Services untuk mempermudah adopsi teknologi baru ini. Kesimpulan Dengan peluncuran HPE ProLiant Compute DL394 Gen12, HPE menunjukkan fokus kuat pada infrastruktur AI generasi berikutnya. Kombinasi NVIDIA Vera CPU, bandwidth memori tinggi, keamanan tingkat enterprise, dan manajemen berbasis AI menjadikan server ini dirancang khusus untuk organisasi yang ingin menjalankan workload Agentic AI dan analitik berskala besar secara lebih cepat, aman, dan efisien. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
ASUS Adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform untuk Mempercepat Implementasi AI Enterprise
ASUS mengumumkan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform sebagai bagian dari strategi mereka dalam menghadirkan solusi infrastruktur AI end-to-end untuk perusahaan. Pengumuman ini disampaikan pada ajang Computex 2026 dan menunjukkan fokus ASUS yang semakin besar pada bisnis server AI dan data center modern. Infrastruktur AI dari Desain hingga Operasional ASUS memperkenalkan solusi lengkap yang mencakup seluruh siklus hidup AI, mulai dari perancangan infrastruktur, deployment, pelatihan model AI, inferensi, hingga implementasi aplikasi bisnis berbasis AI. Solusi ini dibangun melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Intel, dan AMD. Menurut ASUS, banyak perusahaan saat ini menghadapi tantangan dalam mempercepat implementasi AI karena kompleksitas infrastruktur. Dengan platform AI Factory, organisasi dapat mempercepat waktu dari pembangunan sistem hingga menghasilkan nilai bisnis dari AI. Server AI Generasi Terbaru ASUS Dalam pengumuman tersebut, ASUS menampilkan beberapa server unggulan untuk kebutuhan AI dan HPC (High Performance Computing), antara lain: ASUS ESC8000A-E13 Server AI berperforma tinggi yang dirancang untuk menjalankan Large Language Models (LLM), Generative AI, dan workload komputasi intensif lainnya. Sistem ini memanfaatkan akselerator GPU NVIDIA terbaru untuk memberikan kemampuan pemrosesan AI dalam skala besar. ASUS RS720A-E13-RS8U Server enterprise dual-socket yang dirancang untuk virtualisasi, AI deployment, dan komputasi skala data center. Server ini menawarkan kapasitas memori besar, ekspansi PCIe 5.0, dan dukungan prosesor AMD EPYC generasi terbaru. ASUS RS520QA-E13-RS8U Server 2U empat-node dengan dukungan CXL 2.0 yang memungkinkan akses memori bersama berlatensi rendah. Solusi ini ditujukan untuk lingkungan AI Factory dan HPC yang membutuhkan efisiensi resource tinggi. Fokus pada Pertumbuhan Bisnis Server AI ASUS menyatakan bahwa bisnis server AI menjadi salah satu motor pertumbuhan utama perusahaan. Dalam berbagai wawancara sepanjang 2026, manajemen ASUS menyebutkan target pertumbuhan bisnis AI server yang sangat agresif seiring meningkatnya permintaan global terhadap infrastruktur AI. Perusahaan melihat bahwa kebutuhan untuk menjalankan model AI generatif, analitik data skala besar, dan aplikasi enterprise berbasis AI akan terus mendorong investasi pada server dan data center modern. Kesimpulan Pengumuman ASUS pada Computex 2026 menunjukkan transformasi perusahaan dari sekadar produsen PC dan hardware konsumen menjadi penyedia solusi infrastruktur AI dan data center yang lebih komprehensif. Dengan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform serta portofolio server seperti ESC8000A-E13 dan RS720A-E13-RS8U, ASUS memperkuat posisinya di pasar server enterprise dan AI yang berkembang sangat pesat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dell Technologies Hadirkan Generasi Baru Server PowerEdge untuk Era AI
Dell Technologies mengumumkan pembaruan besar pada portofolio server PowerEdge sebagai bagian dari strategi modernisasi data center untuk mendukung kebutuhan Artificial Intelligence (AI), High Performance Computing (HPC), virtualisasi, dan workload enterprise modern. Generasi Ke-18 Dell PowerEdge Dell memperkenalkan 11 model server PowerEdge baru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi data center melalui kombinasi pendinginan udara (air-cooled) dan pendinginan cair (liquid-cooled). Menurut Dell, generasi terbaru ini mampu memberikan peningkatan performa hingga 70% dan konsolidasi server hingga 13:1 dibanding generasi sebelumnya. Model Server Baru yang Diperkenalkan Dell PowerEdge M9825 Server modular berpendingin cair ini menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 dan ditujukan untuk kebutuhan AI serta HPC dengan kepadatan komputasi tinggi. Sistem ini diintegrasikan ke dalam rack Dell IR7000 untuk mempermudah deployment dan meningkatkan skalabilitas. Dell PowerEdge XE5845 dan XE7845 Kedua server ini dirancang untuk deployment AI berbasis GPU PCIe generasi terbaru. Dell menyatakan model ini menawarkan performa lebih tinggi dan fleksibilitas yang lebih baik untuk menjalankan workload AI skala besar. Dell PowerEdge R9825 dan R9815 Server air-cooled ini menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 dengan dukungan hingga 256 core per sistem. Solusi ini ditujukan untuk organisasi yang membutuhkan performa tinggi tanpa harus melakukan investasi pada infrastruktur liquid cooling. Dell PowerEdge R9810 Server enterprise berbasis prosesor Intel generasi berikutnya (Diamond Rapids) yang menawarkan bandwidth memori dua kali lebih tinggi, cache yang lebih besar, dan peningkatan jumlah core hingga 50% dibanding generasi sebelumnya. Fokus pada AI dan Efisiensi Energi Dell menyebutkan bahwa pertumbuhan AI mendorong kebutuhan daya komputasi yang jauh lebih besar dibanding infrastruktur tradisional. Oleh karena itu, PowerEdge generasi terbaru dirancang untuk memaksimalkan performa sambil menjaga efisiensi daya dan pendinginan melalui desain rack yang lebih modern. Infrastruktur AI Dell Terus Berkembang Selain server PowerEdge, Dell juga memperkenalkan solusi pendukung seperti: Dell PowerStore Elite untuk storage enterprise. Dell PowerProtect One untuk cyber resilience. Dell Automation Platform berbasis AI. Dell Private Cloud yang mendukung berbagai platform enterprise. Pertumbuhan Bisnis Server AI Dell melaporkan permintaan yang sangat kuat terhadap server AI. Dalam laporan terbaru, perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis AI infrastructure dengan backlog pesanan yang terus meningkat, didorong oleh kebutuhan enterprise untuk menjalankan model AI generatif dan workload komputasi besar. Kesimpulan Peluncuran generasi ke-18 Dell PowerEdge menunjukkan fokus Dell dalam menyediakan infrastruktur yang siap menghadapi era AI. Dengan dukungan prosesor AMD dan Intel terbaru, opsi pendinginan udara maupun cair, serta integrasi dengan solusi storage dan keamanan modern, Dell memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia server enterprise terbesar di dunia. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dell Technologies Membayangkan Ulang Data Center Modern untuk Era AI
Dell Technologies memperkenalkan generasi terbaru solusi storage, komputasi, cyber resilience, dan otomatisasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan data center modern di era kecerdasan buatan (AI). Pembaruan ini diumumkan dalam ajang Dell Technologies World 2026 dan ditujukan untuk membantu perusahaan menjalankan workload tradisional maupun AI dalam satu infrastruktur yang lebih efisien. Mengapa Ini Penting? Menurut Dell, perkembangan AI berlangsung jauh lebih cepat dibanding kesiapan sebagian besar data center saat ini. Di sisi lain, aplikasi bisnis tetap harus berjalan tanpa gangguan. Karena itu, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang mampu menangani kebutuhan saat ini sekaligus siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Dell PowerStore Elite: Storage Enterprise Generasi Baru Dell memperkenalkan PowerStore Elite, platform storage cerdas yang menggabungkan perangkat keras generasi terbaru dengan software berbasis AI. Beberapa peningkatan yang ditawarkan meliputi: Performa hingga tiga kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya Rasio pengurangan data hingga 6:1 Kapasitas efektif hingga 5,8 petabyte dalam satu perangkat 3U Upgrade tanpa downtime dan tanpa migrasi data Desain modular yang memungkinkan komponen diganti atau ditingkatkan langsung di lokasi pengguna Dengan pendekatan ini, organisasi dapat memperbarui infrastruktur storage tanpa harus menghentikan operasional bisnis. Generasi Ke-18 Dell PowerEdge Hadir untuk AI dan HPC Dell juga memperluas portofolio server PowerEdge dengan sebelas model baru yang dirancang untuk kebutuhan AI, High Performance Computing (HPC), virtualisasi, dan workload enterprise modern. Server generasi ke-18 ini diklaim mampu memberikan: Peningkatan performa hingga 70% Konsolidasi server hingga rasio 13:1 Dukungan pendinginan udara maupun liquid cooling Manajemen dan keamanan terintegrasi Model Baru yang Diperkenalkan Dell PowerEdge M9825 Server liquid-cooled dengan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 yang dirancang untuk AI dan HPC berkapasitas tinggi. Sistem ini dipasang dalam rack Dell IR7000 yang telah terintegrasi dari pabrik untuk mengurangi risiko deployment. Dell PowerEdge XE5845 dan XE7845 Server AI berbasis PCIe yang mendukung GPU generasi terbaru untuk deployment AI dalam skala besar. Dell PowerEdge R9825 dan R9815 Server air-cooled dengan kepadatan core tinggi hingga 256 core per sistem menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6. Dell PowerEdge R9810 Server enterprise berbasis prosesor Intel generasi berikutnya dengan bandwidth memori dua kali lebih besar, kapasitas cache yang meningkat, dan jumlah core hingga 50% lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Dell PowerEdge R8815, R6815, R7815, R7815xd, dan R7825 Model-model ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi ruang, virtualisasi padat, analitik data, dan workload enterprise yang membutuhkan fleksibilitas konfigurasi storage maupun PCIe Gen6. Perlindungan Data dan Cyber Resilience yang Lebih Kuat Dell juga memperkenalkan: Dell PowerProtect One Platform cyber resilience yang menggabungkan: Backup dan perlindungan data Orkestrasi pemulihan Penyimpanan proteksi yang aman Manajemen terpusat Dell menyatakan solusi ini mampu mengurangi beban pengelolaan hingga 50% melalui visibilitas dan kontrol yang lebih terintegrasi. Dell Cyber Detect Solusi deteksi ransomware berbasis AI yang kini terintegrasi dengan Dell PowerStore dan Dell PowerMax. Teknologi ini: Dilatih menggunakan ribuan varian ransomware Memeriksa data hingga tingkat byte Memiliki tingkat akurasi hingga 99,99% Membantu menemukan salinan data terakhir yang masih bersih untuk mempercepat proses pemulihan setelah serangan siber. Dell Private Cloud dan Otomatisasi Berbasis AI Dell memperluas platform cloud privatnya agar mendukung berbagai teknologi terbaru dari: Broadcom Microsoft Nutanix Red Hat Melalui Dell Automation Platform, perusahaan juga memperkenalkan sistem otomatisasi berbasis AI yang menggunakan agen cerdas untuk: Memantau infrastruktur Mengoptimalkan performa Mengelola resource secara otomatis Menyederhanakan operasi data center Selain itu, Dell Automation Studio memungkinkan perusahaan membuat workflow otomatis untuk komputasi, storage, dan jaringan menggunakan bantuan AI. Pernyataan Dell Technologies Arthur Lewis, President Infrastructure Solutions Group Dell Technologies, menyatakan bahwa AI berkembang sangat cepat sehingga infrastruktur pendukungnya juga harus mampu beradaptasi dengan kecepatan yang sama. Menurutnya, kombinasi PowerStore Elite, PowerEdge generasi terbaru, PowerProtect One, dan Dell Private Cloud memberikan fondasi lengkap berbasis software untuk menjalankan workload paling berat saat ini sekaligus mempersiapkan kebutuhan masa depan. Ketersediaan Produk Dell mengumumkan jadwal peluncuran bertahap sepanjang 2026 hingga 2027: PowerStore Elite tersedia Juli 2026 PowerEdge M9825, R9825, dan R9815 tersedia paruh kedua 2026 XE5845 dan XE7845 tersedia kuartal pertama 2027 R9810 tersedia tahun 2027 Seri R8815, R6815, R7815, R7815xd, dan R7825 tersedia tahun 2027 PowerProtect One sudah tersedia saat ini Berbagai fitur Dell Private Cloud dan Automation Studio dirilis bertahap sepanjang 2026. Kesimpulan Melalui peluncuran PowerEdge generasi ke-18, PowerStore Elite, PowerProtect One, serta platform otomatisasi berbasis AI, Dell Technologies menunjukkan fokus besar pada pembangunan data center modern yang siap menghadapi kebutuhan AI skala enterprise. Strategi ini juga didukung oleh meningkatnya permintaan server AI Dell secara global dan pertumbuhan bisnis infrastruktur perusahaan yang sangat kuat sepanjang 2026. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut
ASUS dan NVIDIA Membantu National Chung Hsing University Membangun Infrastruktur AI Canggih
ASUS bekerja sama dengan NVIDIA untuk membantu National Chung Hsing University membangun infrastruktur Artificial Intelligence (AI) modern dengan performa tinggi. Artikel ini menyoroti bagaimana solusi server ASUS digunakan untuk mendukung kebutuhan komputasi AI, riset, dan analisis data skala besar. Beberapa poin utama dalam artikel: ASUS menyediakan solusi server AI dan infrastruktur data center yang dirancang untuk performa tinggi dan efisiensi energi. Teknologi NVIDIA GPU digunakan untuk mempercepat proses machine learning dan AI generatif. Infrastruktur ini mendukung kebutuhan High Performance Computing (HPC) untuk penelitian akademik dan pengembangan teknologi AI. ASUS juga menekankan pentingnya pendinginan (cooling system) dan skalabilitas server untuk mendukung workload AI modern. Selain itu, ASUS menampilkan berbagai solusi terbaru seperti: ASUS AI Factory ASUS AI POD dengan NVIDIA GB300 NVL72 GPU Server untuk AI generatif Liquid Cooling Solutions untuk data center modern Storage dan AI infrastructure untuk enterprise dan HPC Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dell Technologies memperluas server PowerEdge baru untuk mendukung beban kerja dari pusat data hingga edge
Dell Technologies memperluas portofolio server PowerEdge dengan peningkatan performa dan efisiensi untuk berbagai kebutuhan komputasi, baik di pusat data (data center), cloud, maupun edge. Server terbaru ini dirancang untuk membantu organisasi menjalankan beban kerja yang semakin berat dengan konsumsi daya yang lebih efisien serta manajemen yang lebih sederhana. Ringkasan utama: Server Dell PowerEdge R670 dan R770 CSP Edition hadir dengan peningkatan performa serta arsitektur standar baru untuk memudahkan implementasi dan pengelolaan. Server CSP Edition menjadi yang pertama menggunakan prosesor Intel Xeon 6 Efficient-core. Server baru PowerEdge T160 dan R260 menawarkan performa hingga dua kali lipat dalam ukuran yang lebih kecil. Peningkatan performa untuk cloud dan edge Server PowerEdge terbaru dirancang untuk memberikan performa tinggi bagi penyedia layanan cloud (CSP), termasuk untuk beban kerja seperti virtualisasi dan analitik data. Melalui program Early Access, pelanggan dapat mencoba desain server ini lebih awal sebelum tersedia secara umum, sehingga mereka dapat melakukan skala produksi lebih cepat saat peluncuran resmi. Efisiensi daya dan pendinginan cerdas Server ini menggunakan teknologi Smart Cooling, yang secara otomatis menyesuaikan pendinginan sesuai kondisi lingkungan untuk menghemat energi. Desainnya juga lebih ringkas dengan akses servis dari bagian depan, sehingga lebih mudah untuk dipasang dan dirawat di pusat data. Performa lebih tinggi dengan Intel Xeon 6 Dengan prosesor Intel Xeon 6 Efficient-core, server ini dapat memberikan peningkatan performa hingga 2,3 kali per rak dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, server ini menggunakan Dell Open Server Manager berbasis OpenBMC, yang mempermudah pengelolaan di lingkungan IT yang kompleks. Arsitektur baru DC-MHS Server ini juga menjadi bagian dari penerapan arsitektur baru bernama Data Center – Modular Hardware System (DC-MHS). Arsitektur ini dibuat untuk membuat server lebih mudah diintegrasikan ke infrastruktur yang sudah ada, serta meningkatkan fleksibilitas dan pilihan bagi pelanggan. DC-MHS merupakan bagian dari Open Compute Project, hasil kolaborasi beberapa perusahaan termasuk Dell Technologies dan Intel, dengan tujuan membuat infrastruktur data center lebih standar dan mudah dioperasikan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!