ASUS mengumumkan portofolio terbaru solusi infrastruktur AI pada ajang Computex 2026, menghadirkan kemampuan AI Factory end-to-end yang dikembangkan bersama NVIDIA, Intel, dan AMD. Solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan membangun, mengelola, dan mempercepat implementasi infrastruktur AI skala besar secara lebih efisien. Fokus pada AI Factory Skala Enterprise Melalui adopsi platform NVIDIA DSX AI Factory, ASUS menyediakan pendekatan terintegrasi mulai dari desain, simulasi, hingga implementasi infrastruktur AI. Tujuannya adalah mempercepat waktu implementasi sehingga perusahaan dapat lebih cepat memperoleh manfaat bisnis dari investasi AI mereka. ASUS menyatakan bahwa kebutuhan AI modern kini tidak hanya memerlukan server berperforma tinggi, tetapi juga ekosistem lengkap yang mencakup komputasi, penyimpanan data, jaringan, pendinginan, dan manajemen infrastruktur secara terpadu. Server AI Generasi Baru Salah satu sorotan utama adalah hadirnya server AI baru yang menggunakan arsitektur NVIDIA Vera dan Rubin. Beberapa platform yang diperkenalkan antara lain: ASUS XA VR721-E3, platform rack-scale AI yang menggunakan NVIDIA Vera Rubin NVL72. ASUS XA NR1I-E12L, server AI berbasis NVIDIA HGX Rubin NVL8 dengan sistem pendinginan hybrid. ASUS XA P8A-E14AXL, server 6U yang mendukung delapan GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition berpendingin cair. ASUS XA P4N-E2, server AI 2U yang menggunakan prosesor NVIDIA Vera untuk aplikasi Agentic AI generasi berikutnya. Teknologi Pendinginan Cair untuk AI Pada Maret 2026, ASUS juga memperkenalkan infrastruktur AI berpendingin cair penuh yang dirancang untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi pusat data. Solusi ini dikembangkan untuk menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan daya dan panas dari workload AI modern. Menurut ASUS, penggunaan liquid cooling dapat membantu menurunkan Power Usage Effectiveness (PUE) dan Total Cost of Ownership (TCO), sehingga pusat data dapat menjalankan workload AI yang lebih besar dengan biaya operasional yang lebih rendah. AI dari Data Center hingga Edge Selain server data center, ASUS juga memperkenalkan berbagai solusi AI yang mencakup: AI Factory skala rack dan POD Server enterprise untuk pelatihan dan inferensi AI Edge AI untuk industri dan IoT AI workstation untuk kebutuhan bisnis Infrastruktur penyimpanan berkecepatan tinggi untuk model AI besar Pendekatan ini memungkinkan organisasi membangun ekosistem AI dari pusat data hingga perangkat edge menggunakan platform yang terintegrasi. Komitmen ASUS di Pasar Enterprise ASUS menegaskan fokusnya untuk memperluas bisnis enterprise dan AI infrastructure. Perusahaan terus berinvestasi pada pengembangan server AI, sistem pendinginan canggih, serta solusi data center yang mendukung model AI dengan triliunan parameter. Kesimpulan Melalui pengumuman di Computex 2026, ASUS menunjukkan komitmen kuat dalam pasar server AI enterprise. Dengan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform, server berbasis NVIDIA Vera dan Rubin, serta teknologi liquid cooling generasi baru, ASUS berupaya menghadirkan infrastruktur yang mampu mendukung kebutuhan AI skala besar secara lebih efisien, cepat, dan berkelanjutan Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Month: June 2026
HPE Perkenalkan ProLiant Compute DL394 Gen12 dengan NVIDIA Vera CPU untuk Era Agentic AI
HPE mengumumkan peluncuran HPE ProLiant Compute DL394 Gen12, server generasi baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan Agentic AI, reinforcement learning, dan pemrosesan data berskala besar. Server ini menjadi salah satu produk pertama yang menggunakan NVIDIA Vera CPU, yang dirancang untuk memberikan performa tinggi, bandwidth memori besar, dan latensi rendah untuk aplikasi AI modern. Dirancang untuk Generasi Baru AI Menurut Presiden dan CEO HPE, Antonio Neri, pergeseran dari AI generatif menuju sistem AI yang mampu mengambil keputusan dan menjalankan tugas secara mandiri (agentic AI) mengubah kebutuhan infrastruktur komputasi perusahaan. Oleh karena itu, organisasi membutuhkan server dengan kemampuan CPU yang lebih tinggi untuk mendukung pemrosesan data secara real-time dan pengambilan keputusan yang kompleks. Server baru ini ditujukan untuk berbagai beban kerja seperti: Agentic AI Reinforcement Learning Analisis data skala besar Pemodelan keuangan kompleks Infrastruktur AI Factory Pemrosesan data real-time berlatensi rendah Performa Memori Sangat Tinggi HPE ProLiant Compute DL394 Gen12 hadir dalam form factor 2U dan memanfaatkan arsitektur NVIDIA Vera CPU dengan desain monolitik yang mengurangi masalah akses memori non-uniform (NUMA) yang sering ditemukan pada arsitektur chiplet tradisional. Beberapa keunggulan teknis yang diumumkan HPE: Bandwidth memori agregat hingga 1,2 TB/detik Hingga 14 GB/detik per core Menggunakan memori LPDDR5X berkecepatan tinggi Latensi lebih rendah untuk workload AI dan analitik Teknologi ini memungkinkan server memproses data dalam jumlah besar secara lebih cepat dan efisien. Keamanan Tingkat Enterprise HPE menyematkan berbagai fitur keamanan yang telah menjadi ciri khas keluarga ProLiant, antara lain: Silicon Root of Trust HPE Integrated Lights-Out (iLO) Secure Enclave untuk perlindungan sepanjang siklus hidup server Dukungan terhadap standar keamanan yang tahan terhadap ancaman komputasi kuantum di masa depan Server ini juga menjadi salah satu platform pertama HPE yang memenuhi persyaratan keamanan pasca-kuantum yang direkomendasikan oleh standar NIST. Manajemen Berbasis AI Untuk menyederhanakan operasional, HPE melengkapi server ini dengan HPE Compute Ops Management, platform manajemen cloud yang memungkinkan administrator: Memantau server secara terpusat Mengotomatisasi operasional Mengurangi waktu pengelolaan infrastruktur Mendapatkan insight berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi operasional Pendekatan ini membantu organisasi mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas tim IT. Kolaborasi dengan NVIDIA dan New York Stock Exchange Peluncuran DL394 Gen12 dilakukan sebagai bagian dari kolaborasi antara HPE, NVIDIA, dan Redpanda. Salah satu implementasi awal teknologi ini sedang dieksplorasi oleh New York Stock Exchange untuk mendukung pemrosesan lebih dari satu triliun pesan transaksi per hari dengan latensi yang semakin rendah dan kapasitas yang lebih besar. Ketersediaan HPE menyatakan bahwa HPE ProLiant Compute DL394 Gen12 akan tersedia pada musim gugur 2026 sebagai bagian dari portofolio NVIDIA AI Computing by HPE. Perusahaan juga menyediakan opsi pembiayaan melalui HPE Financial Services untuk mempermudah adopsi teknologi baru ini. Kesimpulan Dengan peluncuran HPE ProLiant Compute DL394 Gen12, HPE menunjukkan fokus kuat pada infrastruktur AI generasi berikutnya. Kombinasi NVIDIA Vera CPU, bandwidth memori tinggi, keamanan tingkat enterprise, dan manajemen berbasis AI menjadikan server ini dirancang khusus untuk organisasi yang ingin menjalankan workload Agentic AI dan analitik berskala besar secara lebih cepat, aman, dan efisien. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
ASUS Adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform untuk Mempercepat Implementasi AI Enterprise
ASUS mengumumkan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform sebagai bagian dari strategi mereka dalam menghadirkan solusi infrastruktur AI end-to-end untuk perusahaan. Pengumuman ini disampaikan pada ajang Computex 2026 dan menunjukkan fokus ASUS yang semakin besar pada bisnis server AI dan data center modern. Infrastruktur AI dari Desain hingga Operasional ASUS memperkenalkan solusi lengkap yang mencakup seluruh siklus hidup AI, mulai dari perancangan infrastruktur, deployment, pelatihan model AI, inferensi, hingga implementasi aplikasi bisnis berbasis AI. Solusi ini dibangun melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Intel, dan AMD. Menurut ASUS, banyak perusahaan saat ini menghadapi tantangan dalam mempercepat implementasi AI karena kompleksitas infrastruktur. Dengan platform AI Factory, organisasi dapat mempercepat waktu dari pembangunan sistem hingga menghasilkan nilai bisnis dari AI. Server AI Generasi Terbaru ASUS Dalam pengumuman tersebut, ASUS menampilkan beberapa server unggulan untuk kebutuhan AI dan HPC (High Performance Computing), antara lain: ASUS ESC8000A-E13 Server AI berperforma tinggi yang dirancang untuk menjalankan Large Language Models (LLM), Generative AI, dan workload komputasi intensif lainnya. Sistem ini memanfaatkan akselerator GPU NVIDIA terbaru untuk memberikan kemampuan pemrosesan AI dalam skala besar. ASUS RS720A-E13-RS8U Server enterprise dual-socket yang dirancang untuk virtualisasi, AI deployment, dan komputasi skala data center. Server ini menawarkan kapasitas memori besar, ekspansi PCIe 5.0, dan dukungan prosesor AMD EPYC generasi terbaru. ASUS RS520QA-E13-RS8U Server 2U empat-node dengan dukungan CXL 2.0 yang memungkinkan akses memori bersama berlatensi rendah. Solusi ini ditujukan untuk lingkungan AI Factory dan HPC yang membutuhkan efisiensi resource tinggi. Fokus pada Pertumbuhan Bisnis Server AI ASUS menyatakan bahwa bisnis server AI menjadi salah satu motor pertumbuhan utama perusahaan. Dalam berbagai wawancara sepanjang 2026, manajemen ASUS menyebutkan target pertumbuhan bisnis AI server yang sangat agresif seiring meningkatnya permintaan global terhadap infrastruktur AI. Perusahaan melihat bahwa kebutuhan untuk menjalankan model AI generatif, analitik data skala besar, dan aplikasi enterprise berbasis AI akan terus mendorong investasi pada server dan data center modern. Kesimpulan Pengumuman ASUS pada Computex 2026 menunjukkan transformasi perusahaan dari sekadar produsen PC dan hardware konsumen menjadi penyedia solusi infrastruktur AI dan data center yang lebih komprehensif. Dengan adopsi NVIDIA DSX AI Factory Platform serta portofolio server seperti ESC8000A-E13 dan RS720A-E13-RS8U, ASUS memperkuat posisinya di pasar server enterprise dan AI yang berkembang sangat pesat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dell Technologies Hadirkan Generasi Baru Server PowerEdge untuk Era AI
Dell Technologies mengumumkan pembaruan besar pada portofolio server PowerEdge sebagai bagian dari strategi modernisasi data center untuk mendukung kebutuhan Artificial Intelligence (AI), High Performance Computing (HPC), virtualisasi, dan workload enterprise modern. Generasi Ke-18 Dell PowerEdge Dell memperkenalkan 11 model server PowerEdge baru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi data center melalui kombinasi pendinginan udara (air-cooled) dan pendinginan cair (liquid-cooled). Menurut Dell, generasi terbaru ini mampu memberikan peningkatan performa hingga 70% dan konsolidasi server hingga 13:1 dibanding generasi sebelumnya. Model Server Baru yang Diperkenalkan Dell PowerEdge M9825 Server modular berpendingin cair ini menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 dan ditujukan untuk kebutuhan AI serta HPC dengan kepadatan komputasi tinggi. Sistem ini diintegrasikan ke dalam rack Dell IR7000 untuk mempermudah deployment dan meningkatkan skalabilitas. Dell PowerEdge XE5845 dan XE7845 Kedua server ini dirancang untuk deployment AI berbasis GPU PCIe generasi terbaru. Dell menyatakan model ini menawarkan performa lebih tinggi dan fleksibilitas yang lebih baik untuk menjalankan workload AI skala besar. Dell PowerEdge R9825 dan R9815 Server air-cooled ini menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 dengan dukungan hingga 256 core per sistem. Solusi ini ditujukan untuk organisasi yang membutuhkan performa tinggi tanpa harus melakukan investasi pada infrastruktur liquid cooling. Dell PowerEdge R9810 Server enterprise berbasis prosesor Intel generasi berikutnya (Diamond Rapids) yang menawarkan bandwidth memori dua kali lebih tinggi, cache yang lebih besar, dan peningkatan jumlah core hingga 50% dibanding generasi sebelumnya. Fokus pada AI dan Efisiensi Energi Dell menyebutkan bahwa pertumbuhan AI mendorong kebutuhan daya komputasi yang jauh lebih besar dibanding infrastruktur tradisional. Oleh karena itu, PowerEdge generasi terbaru dirancang untuk memaksimalkan performa sambil menjaga efisiensi daya dan pendinginan melalui desain rack yang lebih modern. Infrastruktur AI Dell Terus Berkembang Selain server PowerEdge, Dell juga memperkenalkan solusi pendukung seperti: Dell PowerStore Elite untuk storage enterprise. Dell PowerProtect One untuk cyber resilience. Dell Automation Platform berbasis AI. Dell Private Cloud yang mendukung berbagai platform enterprise. Pertumbuhan Bisnis Server AI Dell melaporkan permintaan yang sangat kuat terhadap server AI. Dalam laporan terbaru, perusahaan mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis AI infrastructure dengan backlog pesanan yang terus meningkat, didorong oleh kebutuhan enterprise untuk menjalankan model AI generatif dan workload komputasi besar. Kesimpulan Peluncuran generasi ke-18 Dell PowerEdge menunjukkan fokus Dell dalam menyediakan infrastruktur yang siap menghadapi era AI. Dengan dukungan prosesor AMD dan Intel terbaru, opsi pendinginan udara maupun cair, serta integrasi dengan solusi storage dan keamanan modern, Dell memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia server enterprise terbesar di dunia. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dell Technologies Membayangkan Ulang Data Center Modern untuk Era AI
Dell Technologies memperkenalkan generasi terbaru solusi storage, komputasi, cyber resilience, dan otomatisasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan data center modern di era kecerdasan buatan (AI). Pembaruan ini diumumkan dalam ajang Dell Technologies World 2026 dan ditujukan untuk membantu perusahaan menjalankan workload tradisional maupun AI dalam satu infrastruktur yang lebih efisien. Mengapa Ini Penting? Menurut Dell, perkembangan AI berlangsung jauh lebih cepat dibanding kesiapan sebagian besar data center saat ini. Di sisi lain, aplikasi bisnis tetap harus berjalan tanpa gangguan. Karena itu, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang mampu menangani kebutuhan saat ini sekaligus siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Dell PowerStore Elite: Storage Enterprise Generasi Baru Dell memperkenalkan PowerStore Elite, platform storage cerdas yang menggabungkan perangkat keras generasi terbaru dengan software berbasis AI. Beberapa peningkatan yang ditawarkan meliputi: Performa hingga tiga kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya Rasio pengurangan data hingga 6:1 Kapasitas efektif hingga 5,8 petabyte dalam satu perangkat 3U Upgrade tanpa downtime dan tanpa migrasi data Desain modular yang memungkinkan komponen diganti atau ditingkatkan langsung di lokasi pengguna Dengan pendekatan ini, organisasi dapat memperbarui infrastruktur storage tanpa harus menghentikan operasional bisnis. Generasi Ke-18 Dell PowerEdge Hadir untuk AI dan HPC Dell juga memperluas portofolio server PowerEdge dengan sebelas model baru yang dirancang untuk kebutuhan AI, High Performance Computing (HPC), virtualisasi, dan workload enterprise modern. Server generasi ke-18 ini diklaim mampu memberikan: Peningkatan performa hingga 70% Konsolidasi server hingga rasio 13:1 Dukungan pendinginan udara maupun liquid cooling Manajemen dan keamanan terintegrasi Model Baru yang Diperkenalkan Dell PowerEdge M9825 Server liquid-cooled dengan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 yang dirancang untuk AI dan HPC berkapasitas tinggi. Sistem ini dipasang dalam rack Dell IR7000 yang telah terintegrasi dari pabrik untuk mengurangi risiko deployment. Dell PowerEdge XE5845 dan XE7845 Server AI berbasis PCIe yang mendukung GPU generasi terbaru untuk deployment AI dalam skala besar. Dell PowerEdge R9825 dan R9815 Server air-cooled dengan kepadatan core tinggi hingga 256 core per sistem menggunakan prosesor AMD EPYC Generasi ke-6. Dell PowerEdge R9810 Server enterprise berbasis prosesor Intel generasi berikutnya dengan bandwidth memori dua kali lebih besar, kapasitas cache yang meningkat, dan jumlah core hingga 50% lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Dell PowerEdge R8815, R6815, R7815, R7815xd, dan R7825 Model-model ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi ruang, virtualisasi padat, analitik data, dan workload enterprise yang membutuhkan fleksibilitas konfigurasi storage maupun PCIe Gen6. Perlindungan Data dan Cyber Resilience yang Lebih Kuat Dell juga memperkenalkan: Dell PowerProtect One Platform cyber resilience yang menggabungkan: Backup dan perlindungan data Orkestrasi pemulihan Penyimpanan proteksi yang aman Manajemen terpusat Dell menyatakan solusi ini mampu mengurangi beban pengelolaan hingga 50% melalui visibilitas dan kontrol yang lebih terintegrasi. Dell Cyber Detect Solusi deteksi ransomware berbasis AI yang kini terintegrasi dengan Dell PowerStore dan Dell PowerMax. Teknologi ini: Dilatih menggunakan ribuan varian ransomware Memeriksa data hingga tingkat byte Memiliki tingkat akurasi hingga 99,99% Membantu menemukan salinan data terakhir yang masih bersih untuk mempercepat proses pemulihan setelah serangan siber. Dell Private Cloud dan Otomatisasi Berbasis AI Dell memperluas platform cloud privatnya agar mendukung berbagai teknologi terbaru dari: Broadcom Microsoft Nutanix Red Hat Melalui Dell Automation Platform, perusahaan juga memperkenalkan sistem otomatisasi berbasis AI yang menggunakan agen cerdas untuk: Memantau infrastruktur Mengoptimalkan performa Mengelola resource secara otomatis Menyederhanakan operasi data center Selain itu, Dell Automation Studio memungkinkan perusahaan membuat workflow otomatis untuk komputasi, storage, dan jaringan menggunakan bantuan AI. Pernyataan Dell Technologies Arthur Lewis, President Infrastructure Solutions Group Dell Technologies, menyatakan bahwa AI berkembang sangat cepat sehingga infrastruktur pendukungnya juga harus mampu beradaptasi dengan kecepatan yang sama. Menurutnya, kombinasi PowerStore Elite, PowerEdge generasi terbaru, PowerProtect One, dan Dell Private Cloud memberikan fondasi lengkap berbasis software untuk menjalankan workload paling berat saat ini sekaligus mempersiapkan kebutuhan masa depan. Ketersediaan Produk Dell mengumumkan jadwal peluncuran bertahap sepanjang 2026 hingga 2027: PowerStore Elite tersedia Juli 2026 PowerEdge M9825, R9825, dan R9815 tersedia paruh kedua 2026 XE5845 dan XE7845 tersedia kuartal pertama 2027 R9810 tersedia tahun 2027 Seri R8815, R6815, R7815, R7815xd, dan R7825 tersedia tahun 2027 PowerProtect One sudah tersedia saat ini Berbagai fitur Dell Private Cloud dan Automation Studio dirilis bertahap sepanjang 2026. Kesimpulan Melalui peluncuran PowerEdge generasi ke-18, PowerStore Elite, PowerProtect One, serta platform otomatisasi berbasis AI, Dell Technologies menunjukkan fokus besar pada pembangunan data center modern yang siap menghadapi kebutuhan AI skala enterprise. Strategi ini juga didukung oleh meningkatnya permintaan server AI Dell secara global dan pertumbuhan bisnis infrastruktur perusahaan yang sangat kuat sepanjang 2026. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut
ASUS dan NVIDIA Membantu National Chung Hsing University Membangun Infrastruktur AI Canggih
ASUS bekerja sama dengan NVIDIA untuk membantu National Chung Hsing University membangun infrastruktur Artificial Intelligence (AI) modern dengan performa tinggi. Artikel ini menyoroti bagaimana solusi server ASUS digunakan untuk mendukung kebutuhan komputasi AI, riset, dan analisis data skala besar. Beberapa poin utama dalam artikel: ASUS menyediakan solusi server AI dan infrastruktur data center yang dirancang untuk performa tinggi dan efisiensi energi. Teknologi NVIDIA GPU digunakan untuk mempercepat proses machine learning dan AI generatif. Infrastruktur ini mendukung kebutuhan High Performance Computing (HPC) untuk penelitian akademik dan pengembangan teknologi AI. ASUS juga menekankan pentingnya pendinginan (cooling system) dan skalabilitas server untuk mendukung workload AI modern. Selain itu, ASUS menampilkan berbagai solusi terbaru seperti: ASUS AI Factory ASUS AI POD dengan NVIDIA GB300 NVL72 GPU Server untuk AI generatif Liquid Cooling Solutions untuk data center modern Storage dan AI infrastructure untuk enterprise dan HPC Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!