Skip to content
  • Jakarta - Indonesia
  • sales@qserver.id
  • 021-53660861
  • Jakarta - Indonesia
  • qServer Indonesia
  • Product
  • Jasa Instalasi Server
  • Promo
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
placeholder-661-1-1.png
  • qServer Indonesia
  • Product
  • Jasa Instalasi Server
  • Promo
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
qstorage.png

Month: September 2026

September 23, 2026September 23, 2026

Lenovo Memperkuat Infrastruktur AI dengan Server Modern

Transformasi Infrastruktur untuk Era AI Lenovo Memperkuat Infrastruktur AI melalui portofolio Hybrid AI Advantage terbaru. Inovasi ini hadir untuk membantu perusahaan menjalankan inferencing AI dan agentic AI dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi. Saat ini, kebutuhan industri terhadap infrastruktur yang tangguh menjadi sangat krusial bagi keberlangsungan bisnis digital. Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Banyak perusahaan kini beralih dari model AI sederhana menuju penerapan agentic AI. Oleh karena itu, Lenovo menghadirkan solusi infrastruktur yang mampu menjawab tantangan tersebut secara menyeluruh. Server ThinkSystem sebagai Tulang Punggung AI Salah satu langkah strategis Lenovo adalah mengoptimalkan jajaran server ThinkSystem. Produk ini menjadi fondasi utama bagi perusahaan yang ingin menjalankan beban kerja AI di lingkungan enterprise. Lenovo memperkenalkan Nutanix Compute-only Cluster pada server ThinkSystem untuk memberikan fleksibilitas tinggi. Solusi ini berfokus pada compute yang memberikan kemudahan virtualisasi dengan tingkat kompleksitas rendah. Dengan pendekatan ini, administrator IT dapat mengelola sumber daya secara lebih efisien. Selanjutnya, sistem ini memungkinkan integrasi yang mulus dalam lingkungan private cloud maupun hybrid environment. Dukungan Penuh untuk Agentic AI Dunia teknologi kini bergeser dari sekadar chatbot menuju agentic AI. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk menjalankan tugas secara mandiri berdasarkan tujuan tertentu. Kebutuhan akan compute, memory, dan networking yang kuat menjadi syarat mutlak dalam implementasinya. Lenovo memastikan infrastrukturnya siap mendukung kebutuhan tersebut. Perusahaan dapat menjalankan AI di berbagai lokasi, mulai dari data center, cloud, hingga ke titik edge. Fleksibilitas ini sangat penting agar beban kerja AI dapat berjalan secara reliable kapan saja dan di mana saja. Meningkatkan Efisiensi Biaya Inferencing AI Tantangan terbesar bagi banyak perusahaan saat ini adalah biaya operasional AI. Ketika model AI mulai beroperasi dalam produksi, biaya menjalankan inferencing secara terus-menerus bisa membengkak. Lenovo menjawab tantangan ini dengan mengembangkan kombinasi hardware dan software yang tepat. Strategi efisiensi ini melibatkan optimasi virtualisasi dan manajemen sistem. Dengan meningkatkan utilisasi compute, perusahaan mampu menekan biaya operasional secara signifikan. Efisiensi ini menjadi kunci utama agar adopsi AI dapat berjalan dalam jangka panjang tanpa membebani anggaran perusahaan. Manajemen Terpusat dengan Lenovo XClarity One Untuk mengelola infrastruktur yang kompleks, Lenovo mengedepankan platform XClarity One. Platform ini berfungsi sebagai pusat manajemen terpadu yang sangat intuitif. Administrator mendapatkan kemudahan dalam memantau seluruh ekosistem infrastruktur hybrid mereka. Beberapa keunggulan utama dari Lenovo XClarity One meliputi: Visibility infrastruktur yang transparan secara real-time. Sistem manajemen dan otomatisasi beban kerja yang canggih. Monitoring performa yang akurat untuk mencegah gangguan. Implementasi zero-trust management guna menjamin keamanan data. Pendekatan ini memungkinkan pengelolaan infrastruktur secara terpusat, sehingga tim IT dapat bekerja lebih produktif. Hal ini sangat mendukung lingkungan hybrid yang menjadi tren utama saat ini. Inovasi Server Khusus AI dari Lenovo Sebelumnya, Lenovo telah memperkenalkan berbagai server khusus untuk kebutuhan AI. Contoh utamanya adalah seri ThinkSystem SR675i dan SR650i yang dirancang untuk performa tinggi. Server-server ini memberikan performa optimal untuk kebutuhan inferencing yang berbeda-beda. Berikut adalah pembagian fungsi berdasarkan kebutuhan workload: SR675i: Ideal untuk menangani workload AI berskala besar dan pemrosesan Full LLM. SR650i: Memberikan GPU compute kuat dengan kemudahan deployment di dalam data center. ThinkEdge SE455i: Dirancang khusus untuk inferencing AI di sisi edge dengan tingkat latency yang sangat rendah. Selain keunggulan hardware, Lenovo juga mengadopsi teknologi Neptune liquid cooling. Teknologi ini sangat efektif untuk menangani kebutuhan thermal dari beban kerja AI yang berat. Dengan pendinginan yang tepat, performa server tetap terjaga meski berada di bawah tekanan beban kerja yang intensif. Kesimpulan Lenovo kini semakin memantapkan posisinya dengan mengarahkan seri ThinkSystem sebagai fondasi utama infrastruktur AI masa depan. Pergeseran kebutuhan dari server general-purpose menuju server berbasis GPU menjadi peluang besar bagi industri. Dengan fokus pada inferencing, agentic AI, dan infrastruktur hybrid, Lenovo hadir sebagai solusi bagi perusahaan modern. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 23, 2026September 23, 2026

Server PowerEdge Generasi Baru untuk AI Agentik Skala Besar

Memahami Peran Server PowerEdge dalam Era AI Agentik Dunia teknologi terus mengalami transformasi yang sangat cepat. Saat ini, Server PowerEdge hadir sebagai inovasi terbaru untuk menjawab tantangan agentic AI atau AI agentik dalam skala besar. Dell Technologies secara resmi memperluas portofolio mereka guna mendukung kebutuhan beban kerja kecerdasan buatan yang kian kompleks bagi perusahaan. Infrastruktur ini bukan sekadar perangkat keras biasa. Dell merancang server ini untuk menjadi tulang punggung dalam ekosistem Dell AI Factory with NVIDIA. Dengan kemampuan komputasi yang masif, perusahaan kini dapat mengintegrasikan data dengan lebih cerdas dan cepat. Mengapa AI Agentik Membutuhkan Infrastruktur Tangguh? AI agentik memerlukan sistem yang mampu menjalankan proses secara otomatis dan berkelanjutan. Berbeda dengan model AI tradisional, agentik AI dapat mengambil keputusan mandiri dalam alur kerja yang dinamis. Oleh karena itu, kebutuhan akan infrastruktur yang stabil menjadi sangat krusial saat ini. Dell mengembangkan Server PowerEdge dengan fokus utama pada beberapa aspek vital. Pertama, performa komputasi tinggi yang dirancang khusus untuk memproses data AI yang masif. Kedua, skalabilitas yang memadai untuk kebutuhan deployment AI pada tingkat perusahaan. Selanjutnya, efisiensi data center menjadi prioritas dalam desain perangkat ini. Dengan dukungan penuh terhadap AI inference, server ini mampu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI di laboratorium dengan penerapan produksi di dunia nyata secara lebih mulus. Inovasi NVIDIA Vera CPU pada PowerEdge Salah satu terobosan paling menarik adalah penggunaan NVIDIA Vera CPU. Komponen ini dirancang secara khusus untuk memenuhi tuntutan komputasi generasi baru. Dengan arsitektur ini, Server PowerEdge mampu menjalankan beban kerja yang sangat berat dengan efisiensi daya yang optimal. Dell telah mengumumkan model PowerEdge M9822 dan R9822 sebagai garda terdepan. Produk ini dijadwalkan tersedia secara global pada September 2026. Kehadiran CPU ini memastikan bahwa server tidak lagi hanya berfungsi untuk beban kerja tradisional, tetapi benar-benar menjadi fondasi utama bagi AI Factory modern. Integrasi Dell AI Factory yang Komprehensif Kesuksesan penerapan AI tidak lepas dari ekosistem yang terpadu. Dell AI Factory with NVIDIA menggabungkan berbagai komponen canggih dalam satu platform end-to-end. Integrasi ini meliputi perangkat keras PowerEdge, platform komputasi NVIDIA, serta perangkat lunak pendukung seperti NVIDIA AI Enterprise dan Nemotron. Sebagai contoh, penggunaan NVIDIA Omniverse dan NVIDIA Isaac memungkinkan perusahaan untuk menciptakan sistem otonom dan digital twin. Dengan integrasi yang sedemikian rupa, organisasi dapat menyederhanakan pengelolaan infrastruktur compute, networking, dan storage secara bersamaan. Manfaat Strategis bagi Perusahaan Modern Bagi pelaku bisnis, transisi ke infrastruktur berbasis Server PowerEdge menawarkan banyak keuntungan kompetitif. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan oleh perusahaan: Mempercepat Deployment: Perusahaan dapat berpindah dari fase pilot ke tahap produksi secara jauh lebih singkat. Kapasitas Komputasi Unggul: Meningkatkan kemampuan pemrosesan data untuk beban kerja AI yang paling menuntut. Otomatisasi Penuh: Mendukung operasional AI agentik yang mampu menjalankan berbagai tugas rumit secara otomatis tanpa intervensi manual berlebih. Infrastruktur Terintegrasi: Menyederhanakan kompleksitas pengelolaan sistem dengan menyatukan compute, software, dan jaringan dalam satu atap. Skalabilitas Bisnis: Memungkinkan penyesuaian infrastruktur agar tetap relevan dengan pertumbuhan kebutuhan bisnis di masa depan. Kesimpulan Singkatnya, Dell telah berhasil mengarahkan lini Server PowerEdge sebagai fondasi utama untuk infrastruktur AI masa depan. Melalui kolaborasi dengan NVIDIA, mereka memberikan solusi yang menjawab tantangan skalabilitas dan efisiensi di era digital saat ini. Perusahaan yang berinvestasi pada teknologi ini akan memiliki keunggulan dalam menjalankan AI inference dan aplikasi AI berskala besar. Dengan integrasi yang tepat, transformasi digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang terukur bagi setiap entitas bisnis. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 23, 2026September 23, 2026

Server HPE Saudi Made: Mempercepat Inovasi Digital

Mengenal Inovasi Server HPE Saudi Made Server HPE kini hadir dengan terobosan baru melalui inisiatif produksi lokal di Arab Saudi. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan komputasi lokal di kawasan tersebut. Selain itu, inisiatif ini mempercepat proses transformasi digital yang sedang berlangsung pesat. Dengan memproduksi server secara lokal, HPE memberikan akses lebih cepat bagi organisasi pemerintah maupun swasta. Hal ini juga mendukung kebutuhan akan digital sovereignty atau kedaulatan digital yang semakin krusial. Infrastruktur yang lebih dekat dengan lokasi pengguna menjadi kunci efisiensi di era modern. Mengapa Server HPE Menjadi Pilihan Utama? Pemanfaatan Server HPE mencakup berbagai kebutuhan bisnis yang sangat kompleks. Teknologi ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja berat secara stabil. Berikut adalah beberapa sektor utama yang didukung oleh server generasi terbaru ini: Artificial Intelligence (AI) yang membutuhkan daya komputasi tinggi. Data analytics untuk memproses informasi bisnis secara real-time. Enterprise applications untuk operasional perusahaan berskala besar. High-performance computing (HPC) bagi riset dan pengembangan. Hybrid cloud yang fleksibel untuk manajemen data modern. Workload bisnis dengan kebutuhan compute yang intensif. Dukungan Terhadap AI dan Workload Modern Strategi HPE saat ini berfokus pada integrasi antara Compute, AI, Networking, dan Cloud. Integrasi ini memastikan bahwa setiap server yang digunakan mampu menjalankan algoritma AI paling mutakhir sekalipun. HPE ProLiant Compute menjadi tulang punggung dari visi besar ini. Sebagai contoh, pada ajang ISC High Performance 2026, HPE menampilkan berbagai platform inovatif. Beberapa di antaranya termasuk HPE ProLiant Compute XD230, XD685, dan DL380a Gen12. Platform-platform ini dilengkapi dengan GPU generasi terbaru yang sangat efisien untuk beban kerja berbasis kecerdasan buatan. Pertumbuhan Bisnis dan Kepercayaan Pasar Keberhasilan HPE dalam mengembangkan infrastruktur tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis yang signifikan. Berdasarkan laporan Q3 FY2026 yang dirilis pada 2 September 2026, pendapatan dari bisnis server HPE mencatat angka fantastis. Nilai pendapatan mencapai US$6,8 miliar atau naik 35,3% secara year-over-year. Lebih lanjut, sektor bisnis Cloud & AI secara total berhasil mencapai US$9 miliar. Data ini membuktikan bahwa Server HPE dan infrastruktur AI telah menjadi mesin pertumbuhan utama. Pasar enterprise kini semakin mempercayai solusi HPE untuk kebutuhan aplikasi tradisional hingga teknologi masa depan. Masa Depan Infrastruktur Digital Artikel ini menunjukkan arah HPE yang semakin kuat dalam ekosistem digital. Fokus utama mereka terletak pada penggabungan Server, AI Infrastructure, dan Hybrid Cloud demi mencapai kedaulatan digital. Bagi para pelaku industri, perkembangan ini memberikan keuntungan yang sangat kompetitif. HPE tidak hanya berfokus pada virtualisasi aplikasi tradisional saja. Namun, mereka juga secara konsisten mendorong ProLiant Compute ke ranah yang lebih luas. Teknologi ini mencakup analisis data tingkat lanjut dan komputasi berbasis awan yang aman. Kesimpulan Inisiatif Server HPE melalui program Saudi Made membuktikan komitmen global untuk mendukung lokalisasi infrastruktur. Dengan teknologi yang semakin canggih, perusahaan dapat lebih mudah mengadopsi AI dan analitik dalam operasional sehari-hari. Pemilihan infrastruktur yang tepat adalah langkah awal menuju transformasi digital yang sukses. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 14, 2026September 23, 2026

Dell PowerEdge R470, R670, R770: Sertifikasi NEBS Level 3

Mengenal Dell PowerEdge R470, R670, dan R770 Bersertifikasi NEBS Dell PowerEdge R470, R670, dan R770 kini resmi mengantongi sertifikasi NEBS Level 3. Pencapaian ini menandai langkah besar dalam mendukung infrastruktur telekomunikasi modern yang membutuhkan ketahanan tinggi. Sertifikasi ini membuktikan bahwa perangkat Dell mampu beroperasi secara optimal dalam kondisi lingkungan yang ekstrem. Sertifikasi NEBS (Network Equipment-Building System) Level 3 merupakan standar emas industri telekomunikasi. Standar ini memastikan server dapat bertahan di lokasi yang jauh dari pusat data konvensional. Sebagai contoh, server ini mampu beroperasi di cell site atau regional data center dengan tantangan lingkungan yang signifikan. Ketahanan Tinggi di Lingkungan Ekstrem Infrastruktur telekomunikasi sering kali ditempatkan di lokasi dengan suhu yang tidak terkontrol. Dell PowerEdge R470, R670, dan R770 dirancang khusus untuk mengatasi berbagai kendala tersebut. Pengujian ketat telah dilakukan untuk memastikan server tetap berfungsi dengan baik. Beberapa kondisi yang diuji dalam sertifikasi NEBS Level 3 meliputi: Temperatur ekstrem: Kemampuan bekerja di suhu panas atau dingin yang tidak stabil. Kelembapan tinggi: Proteksi terhadap risiko korosi akibat kelembapan udara. Getaran dan aktivitas seismik: Ketahanan fisik terhadap guncangan di lapangan. Risiko kebakaran dan lonjakan listrik: Keamanan operasional yang terjamin. Gangguan elektromagnetik: Memastikan stabilitas sinyal di tengah kepadatan frekuensi. Oleh karena itu, perusahaan telekomunikasi kini memiliki pilihan perangkat keras yang jauh lebih tangguh. Penggunaan server ini memungkinkan operasional di luar ruang atau di lingkungan edge computing yang penuh tantangan. Performa Maksimal dengan Intel Xeon 6 Ketiga server ini memanfaatkan kecanggihan prosesor Intel Xeon 6. Konfigurasi yang tersedia sangat fleksibel untuk menyesuaikan berbagai kebutuhan beban kerja. Dell PowerEdge R470 hadir dengan desain single-socket yang ideal untuk kebutuhan scale-out yang efisien. Selanjutnya, Dell PowerEdge R670 dan R770 mengusung desain dual-socket. Desain ini menawarkan performa komputasi yang jauh lebih besar. Sebagai informasi, PowerEdge R770 mampu menampung hingga 288 E-core. Kombinasi ini sangat efektif untuk beban kerja berat seperti virtualisasi skala besar. Dukungan Memori dan Penyimpanan Berkecepatan Tinggi Dalam dunia jaringan, throughput data adalah kunci utama. Ketiga seri server ini telah mengadopsi teknologi memori DDR5 terbaru. Memori ini mampu mencapai kecepatan hingga 6.400 MT/s, yang sangat krusial untuk aplikasi berbasis cloud-native. Selain memori, sektor penyimpanan juga mendapat perhatian khusus. Penggunaan NVMe memberikan kecepatan akses data yang sangat cepat. Bahkan, PowerEdge R770 mampu mendukung hingga 44 NVMe E3 drives. Hal ini menjadikannya platform yang sempurna bagi kebutuhan storage berdensitas tinggi. Mendukung Revolusi 5G dan Cloud-Native Infrastruktur 5G menuntut fleksibilitas tinggi dalam pemrosesan data. Dell PowerEdge R470 sangat cocok untuk distributed User Plane Function (UPF). Sementara itu, seri R670 dan R770 mampu menangani beban kerja yang jauh lebih kompleks. Aplikasi seperti 5G Standalone Core, 4G EPC, serta Virtual Network Functions kini dapat dijalankan dengan lebih efisien. Selanjutnya, server ini juga mendukung AI-assisted network operations yang mempercepat otomatisasi jaringan. Dengan teknologi ini, perusahaan dapat mengelola fungsi jaringan berbasis perangkat lunak secara lebih responsif. Manajemen Jarak Jauh dan Keamanan Siber Lingkungan telekomunikasi sering menempatkan perangkat di lokasi terpencil. Dell melengkapi server ini dengan fitur manajemen jarak jauh yang mumpuni. Tim IT dapat memantau kesehatan server tanpa harus mengunjungi lokasi fisik setiap saat. Selain itu, aspek keamanan menjadi prioritas utama pada seri ini. Teknologi cyber resilience dari Dell memastikan data tetap aman dari ancaman siber yang terus berkembang. Kombinasi fitur manajemen dan keamanan memberikan ketenangan bagi operator jaringan dalam menjaga integritas sistem. Kesimpulan Kesimpulannya, kehadiran Dell PowerEdge R470, R670, dan R770 dengan sertifikasi NEBS Level 3 membawa standar baru bagi industri. Perangkat ini bukan sekadar server data center biasa, melainkan platform tangguh untuk masa depan konektivitas. Dengan dukungan Intel Xeon 6, memori DDR5, dan keamanan tinggi, investasi pada server ini adalah pilihan tepat untuk jangka panjang. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 14, 2026September 23, 2026

Infrastruktur HPC Lenovo untuk Riset dan Komputasi Modern

Membangun Masa Depan dengan Infrastruktur HPC Lenovo Infrastruktur HPC Lenovo kini menjadi tulang punggung bagi berbagai institusi riset ternama di dunia. Salah satu pencapaian terbaru adalah kerja sama strategis antara Lenovo dan University of Southampton. Proyek ini bertujuan untuk membangun sistem High-Performance Computing (HPC) yang sangat canggih. Melalui investasi senilai £7 juta, universitas ini akan memiliki kapasitas komputasi yang jauh lebih mumpuni. Sistem ini dijadwalkan untuk beroperasi penuh pada musim panas 2026. Langkah ini membuktikan komitmen Lenovo dalam mendukung inovasi sains global. Mengapa Infrastruktur HPC Sangat Penting? Kebutuhan akan komputasi intensif meningkat pesat di era digital saat ini. Para peneliti memerlukan sistem yang mampu memproses data dalam jumlah masif dengan kecepatan tinggi. Infrastruktur HPC Lenovo hadir sebagai solusi untuk kebutuhan tersebut. HPC sangat vital untuk berbagai bidang riset yang kompleks, seperti: Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Machine Learning yang kompleks Simulasi ilmiah mendalam Analisis data besar (Big Data Analytics) Rekayasa teknik modern (Engineering) Pemodelan ilmiah (Scientific modelling) Dengan menggunakan server ThinkSystem, organisasi dapat mempercepat proses penemuan ilmiah. Hal ini secara langsung mengurangi waktu tunggu antara hipotesis dan hasil penelitian. Keunggulan Server untuk Workload Berat Infrastruktur HPC Lenovo dirancang secara khusus untuk menghadapi beban kerja berat. Berbeda dengan server bisnis standar, sistem ini mengutamakan efisiensi pemrosesan paralel. Komponen utamanya meliputi CPU/GPU berperforma tinggi serta memory bandwidth yang lebar. Networking berkecepatan tinggi juga menjadi fitur standar dalam sistem ini. Arsitektur ini memungkinkan banyak proses komputasi berjalan secara simultan. Sebagai hasilnya, efisiensi operasional meningkat secara signifikan bagi para pengguna. Portofolio Lenovo ThinkSystem mencakup beragam pilihan perangkat. Mulai dari rack server, tower server, hingga supercomputing server tersedia untuk skala perusahaan maupun institusi riset. Infrastruktur HPC Lenovo dan Revolusi AI Tren saat ini menunjukkan konvergensi antara HPC dan AI. Infrastruktur yang dulunya khusus untuk riset sains, kini juga menjadi pusat pengembangan AI. Oleh karena itu, Lenovo terus melakukan inovasi pada lini produknya. Pada tahun 2026, Lenovo meluncurkan berbagai solusi khusus. Beberapa di antaranya adalah seri ThinkSystem SR675i dan SR650i, serta ThinkEdge SE455i. Produk-produk ini dirancang khusus untuk menangani AI inference skala besar dengan akurasi tinggi. Sebagai contoh, supercomputer pertama di Azerbaijan dibangun menggunakan server Lenovo. Sistem ini memanfaatkan CPU Intel x86 dan arsitektur NVIDIA untuk mendukung AI training serta fine-tuning model secara efektif. Teknologi Pendinginan: Efisiensi Data Center Masalah utama dalam sistem komputasi berperforma tinggi adalah panas. Infrastruktur HPC Lenovo mengatasi tantangan ini melalui teknologi Lenovo Neptune. Ini adalah solusi liquid cooling mutakhir untuk server modern. Teknologi ini sangat penting karena server AI dan HPC memiliki kepadatan komputasi tinggi. Dengan pendinginan yang lebih baik, konsumsi daya menjadi lebih efisien. Selain itu, masa pakai perangkat keras juga dapat diperpanjang secara signifikan. Kesimpulan untuk Masa Depan Komputasi Perkembangan teknologi Lenovo saat ini mempertegas posisinya sebagai pemimpin infrastruktur komputasi. Integrasi antara performa tinggi, efisiensi energi, dan dukungan AI membuat Lenovo menjadi pilihan utama bagi riset berskala besar. Bagi organisasi yang ingin meningkatkan kapasitas komputasinya, teknologi ini merupakan investasi jangka panjang yang tepat. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 10, 2026September 23, 2026

HPE Mencatat Pertumbuhan Server 35% Berkat Lonjakan AI

HPE Mencatat Pertumbuhan Server 35% di Era AI Dunia teknologi sedang mengalami transformasi besar seiring masifnya adopsi kecerdasan buatan (AI). Kabar terbaru menunjukkan bahwa HPE Mencatat Pertumbuhan Server 35% pada kuartal ketiga fiskal 2026. Angka fantastis ini membuktikan bahwa peran server tradisional masih sangat krusial bagi perusahaan. Pendapatan HPE mencapai US$12,2 miliar, sebuah peningkatan sebesar 34% secara tahunan (year-over-year). Secara khusus, lini bisnis server memberikan kontribusi besar dengan pendapatan sebesar US$6,8 miliar. Pencapaian ini menegaskan bahwa strategi HPE dalam menyeimbangkan infrastruktur tradisional dan AI sudah tepat sasaran. Permintaan Server untuk Implementasi AI Terus Meningkat Saat ini, banyak perusahaan telah bergeser dari tahap eksperimen AI menuju implementasi produksi nyata. Fenomena ini memicu lonjakan permintaan infrastruktur yang mumpuni. HPE melihat bahwa pelanggan tidak hanya membutuhkan GPU, tetapi juga server tangguh untuk berbagai beban kerja kritis. HPE mencatat bahwa server tradisional tetap menjadi tulang punggung untuk beberapa kebutuhan spesifik, seperti: AI inference untuk analisis real-time. Pengembangan Agentic AI yang otonom. Enterprise AI dengan standar keamanan tinggi. Workload AI on-premise yang efisien. Analitik data bisnis untuk pengambilan keputusan cepat. Peningkatan harga jual rata-rata (ASP) pada server HPE juga berperan dalam menjaga profitabilitas. Langkah ini berhasil mengimbangi tantangan terbatasnya unit akibat kendala rantai pasokan global. AI Inference dan Peran Strategis Server Salah satu pendorong utama pertumbuhan HPE adalah pergeseran fokus menuju AI inference. Setelah kuartal berakhir, HPE bahkan mengamankan kontrak server bernilai miliaran dolar dari pelanggan hyperscaler. Kontrak ini secara khusus dirancang untuk menangani operasional AI dalam skala masif. Banyak perusahaan kini menggunakan AI untuk analitik pasar, trading insights, hingga workload agentic AI. Penggunaan infrastruktur on-premise menjadi pilihan strategis untuk menekan biaya operasional. Terutama, perusahaan ingin menghindari biaya token yang mahal pada layanan AI berbasis public cloud. Mengapa Infrastruktur On-Premise Tetap Relevan? Meskipun cloud sangat populer, banyak bisnis tetap memilih server on-premise seperti HPE ProLiant. Ada beberapa alasan mendasar mengapa model ini tetap mendominasi di tingkat enterprise. Pertama, kontrol data yang jauh lebih ketat memberikan rasa aman bagi industri sensitif seperti keuangan atau medis. Selanjutnya, infrastruktur on-premise menawarkan latensi rendah yang sangat dibutuhkan oleh aplikasi berbasis AI. Prediktabilitas biaya juga menjadi faktor kunci bagi manajemen keuangan perusahaan. Integrasi yang lebih mulus dengan sistem enterprise yang sudah ada membuat server lokal menjadi pilihan yang sangat logis dan berkelanjutan. Tantangan Rantai Pasokan dan Prospek Masa Depan Pertumbuhan permintaan yang sangat tinggi tentu membawa tantangan tersendiri bagi HPE. Saat ini, kebutuhan pasar jauh melampaui kapasitas produksi yang tersedia. Komponen seperti memory, NAND, CPU, dan drive menjadi barang langka yang membatasi pengiriman unit. Sebagai respon, HPE telah melakukan perjanjian pasokan jangka panjang. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi waktu tunggu (lead time) bagi pelanggan. Dengan optimisme yang tinggi, HPE bahkan menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan fiskal 2026 hingga mencapai 37%. Mereka yakin bahwa adopsi enterprise AI akan terus berlanjut hingga tahun fiskal 2027. Kesimpulan Perkembangan terbaru HPE membuktikan bahwa server enterprise tetap menjadi fondasi utama di era AI. Kemampuan perusahaan untuk menjalankan AI inference dan agentic AI secara on-premise menjadi kunci efisiensi bisnis modern. Bagi perusahaan yang berencana mengadopsi teknologi AI secara matang, memilih infrastruktur yang tepat adalah investasi strategis untuk jangka panjang. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
September 2, 2026September 23, 2026

ASUS Server AMD EPYC Generasi ke-6 untuk Enterprise AI

Meningkatkan Performa Bisnis dengan ASUS Server AMD EPYC Generasi ke-6 Dunia teknologi enterprise terus berkembang dengan pesat seiring tingginya permintaan akan komputasi AI. ASUS menjawab tantangan ini melalui pengumuman jajaran server terbaru pada 24 Juli 2026. Produk terbaru ini memanfaatkan kekuatan prosesor ASUS server AMD EPYC Generasi ke-6 (AMD EPYC 9006 Series). Inovasi ini hadir untuk mendukung berbagai beban kerja berat seperti AI, cloud computing, dan virtualisasi. Dengan teknologi mutakhir, ASUS memastikan bahwa infrastruktur bisnis Anda tetap kompetitif di era digital. Artikel ini akan membahas mengapa platform ini menjadi pilihan utama bagi perusahaan modern. Dua Seri Utama untuk Berbagai Kebutuhan ASUS merilis dua kelompok server utama yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan skala enterprise yang berbeda. Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis mereka. Server Dual-Socket: ASUS RS700A dan RS720A Model ini difokuskan pada kebutuhan komputasi dengan kepadatan tinggi. Dengan konfigurasi dual-socket, server ini mampu menangani beban kerja yang sangat intensif secara efisien. Oleh karena itu, seri ini sangat ideal untuk pengolahan data berskala besar dan pelatihan model AI. Server Single-Socket: ASUS RS500A dan RS520A Di sisi lain, ASUS menghadirkan seri RS500A dan RS520A yang menggunakan desain single-socket. Fokus utama dari model ini adalah efisiensi ruang dan fleksibilitas deployment di pusat data. Meskipun lebih ringkas, performanya tetap mumpuni untuk mendukung operasional bisnis sehari-hari. Keunggulan Dukungan PCIe 6.0 Salah satu peningkatan krusial pada generasi terbaru ini adalah integrasi dukungan PCIe 6.0. Teknologi ini menyediakan bandwidth yang jauh lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan adanya PCIe 6.0, server dapat berkomunikasi dengan perangkat eksternal secara lebih cepat. Dukungan ini sangat krusial bagi perangkat modern seperti: GPU accelerator untuk komputasi AI. Network adapter berkecepatan tinggi. Storage berbasis NVMe generasi terbaru. Berbagai periferal PCIe canggih lainnya. Peningkatan bandwidth ini secara langsung mengurangi hambatan data pada beban kerja data-intensive. Hasilnya, operasional AI Anda akan berjalan lebih lancar dan responsif. Performa Memori MRDIMM dan Storage E3.S ASUS juga tidak melewatkan aspek memori dan penyimpanan dalam pembaruan server ini. Mereka memperkenalkan dukungan penuh terhadap memori MRDIMM dan storage E3.S yang inovatif. Kombinasi ini menawarkan beberapa keuntungan strategis: Bandwidth Memori Lebih Luas: Memungkinkan pemrosesan data yang lebih masif secara simultan. Kecepatan Akses Data: Mengurangi latensi sistem secara signifikan. Kepadatan Storage: Menyimpan lebih banyak data dalam footprint yang lebih efisien. Skalabilitas Tinggi: Memudahkan perusahaan untuk berkembang di masa depan. Selanjutnya, fitur-fitur ini memastikan bahwa platform server ASUS tetap relevan untuk berbagai aplikasi bisnis kritis. Baik untuk database besar maupun analitik real-time, infrastruktur ini siap melayani. Solusi Ideal untuk Virtualisasi dan Cloud Meskipun AI menjadi sorotan utama, server berbasis ASUS server AMD EPYC Generasi ke-6 juga sangat unggul dalam bidang virtualisasi. Fleksibilitas perangkat ini menjadikannya platform yang ideal bagi penyedia layanan cloud. Perusahaan dapat menjalankan banyak virtual machine secara efisien dengan manajemen sumber daya yang optimal. Selain itu, desain modular yang diusung oleh ASUS memudahkan proses upgrade dan pemeliharaan di masa mendatang. Efisiensi Operasional dan TCO yang Rendah ASUS memahami bahwa total biaya kepemilikan atau Total Cost of Ownership (TCO) adalah prioritas bagi bisnis. Oleh karena itu, ASUS menggabungkan prosesor AMD dengan inovasi desain internal yang canggih. Inovasi tersebut meliputi sistem pendingin (advanced cooling) yang lebih baik dan desain modular. Selain itu, adanya fitur tool-less maintenance memungkinkan teknisi melakukan perawatan dengan lebih cepat. Hal ini secara langsung meningkatkan uptime sistem dan menekan biaya operasional secara keseluruhan. Kesimpulan Peluncuran jajaran server ASUS terbaru membuktikan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital enterprise. Dengan menggabungkan teknologi AMD EPYC 9006, dukungan PCIe 6.0, serta efisiensi desain, ASUS telah menetapkan standar baru di industri. Infrastruktur ini bukan sekadar alat, melainkan investasi strategis untuk masa depan perusahaan Anda. Dengan performa, skalabilitas, dan kemudahan perawatan yang ditawarkan, server ini siap menjawab kebutuhan AI dan cloud masa depan. Qserver Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Qserver. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More

Recent Posts

  • Infrastruktur AI Dell: Data Cepat & Storage Aman
  • Modernisasi Server Lenovo untuk AI & Beban Kerja Modern
  • HPE Server Liquid Cooling: Solusi AI & Komputasi Finansial
  • Infrastruktur AI ASUS: Solusi Cloud hingga Edge Terbaru
  • Dell Memperkuat Private Cloud dengan Otomasi Lifecycle Server

Categories

  • Blog
  • Technology

Popular Tags

Agentic AI AI Infrastructure AMD EPYC AMD EPYC 9006 Artificial Intelligence ASUS Server beli server Cloud Computing Cybersecurity data center dell Dell EMC PowerScale Dell PowerEdge Dell Technologies Edge Computing Enterprise AI Generative AI High Performance Computing HPC HPE ProLiant Infrastruktur AI infrastruktur IT Intel Xeon 6 keamanan data lenovo lenovo poweredge Lenovo ThinkSystem Liquid Cooling NVIDIA Vera CPU NVIDIA Vera Rubin penyimpanan data qserver qserver.id qServer Indonesia ruangan data center ruang server server Server Enterprise server kantor Server PowerEdge storage supermicro teknologi storage Transformasi Digital Virtualisasi
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug   Oct »

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • September 2024
  • October 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • April 2022
  • January 2022
  • November 2021
  • September 2021
  • March 2021

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

Tentang Kami

qServer menyediakan berbagai macam produk server terbaik dengan harga terjangkau dari Brand ternama seperti: Lenovo, Dell, HPE dan ASUS, Fujitsu, Supermicro, Intel Server dan xFusion.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • Jl. Kebon Jeruk Raya
  • Villa Kebon Jeruk Office F1
    Jakarta, 11530 – Indonesia

8:30 – 17:00 (Mon – Fri)
 (+62) 21 53660861
sales@qserver.id

Support Center
  • Jl. Panjang no. 5,
  • AKR Tower – 9th Floor
    Jakarta Barat 11530