Dell Technologies memperluas server PowerEdge baru untuk mendukung beban kerja dari pusat data hingga edge

Dell Technologies memperluas portofolio server PowerEdge dengan peningkatan performa dan efisiensi untuk berbagai kebutuhan komputasi, baik di pusat data (data center), cloud, maupun edge.

Server terbaru ini dirancang untuk membantu organisasi menjalankan beban kerja yang semakin berat dengan konsumsi daya yang lebih efisien serta manajemen yang lebih sederhana.

Ringkasan utama:

  • Server Dell PowerEdge R670 dan R770 CSP Edition hadir dengan peningkatan performa serta arsitektur standar baru untuk memudahkan implementasi dan pengelolaan.
  • Server CSP Edition menjadi yang pertama menggunakan prosesor Intel Xeon 6 Efficient-core.
  • Server baru PowerEdge T160 dan R260 menawarkan performa hingga dua kali lipat dalam ukuran yang lebih kecil.

Peningkatan performa untuk cloud dan edge

Server PowerEdge terbaru dirancang untuk memberikan performa tinggi bagi penyedia layanan cloud (CSP), termasuk untuk beban kerja seperti virtualisasi dan analitik data.

Melalui program Early Access, pelanggan dapat mencoba desain server ini lebih awal sebelum tersedia secara umum, sehingga mereka dapat melakukan skala produksi lebih cepat saat peluncuran resmi.


Efisiensi daya dan pendinginan cerdas

Server ini menggunakan teknologi Smart Cooling, yang secara otomatis menyesuaikan pendinginan sesuai kondisi lingkungan untuk menghemat energi.

Desainnya juga lebih ringkas dengan akses servis dari bagian depan, sehingga lebih mudah untuk dipasang dan dirawat di pusat data.


Performa lebih tinggi dengan Intel Xeon 6

Dengan prosesor Intel Xeon 6 Efficient-core, server ini dapat memberikan peningkatan performa hingga 2,3 kali per rak dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu, server ini menggunakan Dell Open Server Manager berbasis OpenBMC, yang mempermudah pengelolaan di lingkungan IT yang kompleks.


Arsitektur baru DC-MHS

Server ini juga menjadi bagian dari penerapan arsitektur baru bernama Data Center – Modular Hardware System (DC-MHS).

Arsitektur ini dibuat untuk membuat server lebih mudah diintegrasikan ke infrastruktur yang sudah ada, serta meningkatkan fleksibilitas dan pilihan bagi pelanggan.

DC-MHS merupakan bagian dari Open Compute Project, hasil kolaborasi beberapa perusahaan termasuk Dell Technologies dan Intel, dengan tujuan membuat infrastruktur data center lebih standar dan mudah dioperasikan.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan  Qserver indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qserver.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!