Hewlett Packard Enterprise meluncurkan Memory-Driven Computing Sandbox berbasis cloud untuk pelanggan dan pengembang guna mempercepat uji coba proof-of-concept
Sorotan Artikel:
- Memory-Driven Computing dirancang untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi secara dramatis, serta membuka era baru penemuan intelektual dan peluang bisnis.
- Melalui layanan konsultasi dan profesional HPE Pointnext, perusahaan akan bekerja sama dengan pelanggan terdepan seperti Travelport untuk menjelajahi dan mengimplementasikan Memory-Driven Computing.
- Memory-Driven Computing Sandbox mendukung pengujian cepat untuk pelanggan dan memberikan akses awal ke teknologi baru langsung dari laboratorium, sebelum tersedia secara luas di pasar.
LAS VEGAS, 20 Juni 2018 – Hewlett Packard Enterprise (NYSE: HPE) hari ini mengumumkan peluncuran praktik inkubasi baru dengan keahlian khusus untuk menyelesaikan masalah big data menggunakan Memory-Driven Computing, dengan memanfaatkan keahlian dari Hewlett Packard Labs dan HPE Pointnext. Melalui layanan profesional dan konsultasi HPE Pointnext, HPE akan bekerja dengan pelanggan terdepan untuk mengeksplorasi aplikasi Memory-Driven Computing dan menyampaikan proof-of-concept yang menunjukkan peningkatan kinerja luar biasa yang sebelumnya tidak mungkin tercapai.
Memory-Driven Computing merupakan arsitektur komputasi baru yang menempatkan memori, bukan prosesor, sebagai pusat dari platform komputasi. Teknologi inovatif ini dikembangkan oleh Hewlett Packard Labs dalam proyek riset The Machine. Dengan arsitektur ini, organisasi dapat memproses data dalam jumlah besar dengan jauh lebih cepat dan mempercepat waktu untuk memperoleh wawasan—dari hitungan hari menjadi jam, jam menjadi menit, dan menit menjadi detik—hingga akhirnya memungkinkan intelijen real-time.
“Kami percaya bahwa semua data itu berharga. Visi kami terhadap Memory-Driven Computing adalah memungkinkan pelanggan menangkap, menyimpan, dan memproses setiap bit data mereka hingga 10.000 kali lebih cepat dibandingkan solusi tradisional,” kata Beena Ammanath, Wakil Presiden Global AI, Data & Inovasi, HPE.
Kemitraan dengan Travelport
HPE Pointnext telah bekerja sama dengan pelanggan komersial pertamanya dalam perjalanan menuju Memory-Driven Computing, yaitu Travelport—platform komersial yang menyediakan solusi teknologi, pembayaran, dan distribusi untuk industri perjalanan global senilai $7 triliun.
Dalam dunia perjalanan yang sangat dinamis, kecepatan dan akurasi sangat penting. Bersama HPE, Travelport membangun kapabilitas komputasi skala besar yang disebut “wall of compute” untuk menangani lonjakan permintaan pencarian perjalanan online, yang terus meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan.
Pada April 2018, Travelport memulai implementasi komersial pertama Memory-Driven Computing dengan memasang sistem HPE Superdome Flex dan menggunakan keahlian HPE untuk mendesain ulang algoritma utama mereka menggunakan teknik pemrograman Memory-Driven Computing.
HPE Pointnext memberikan panduan strategi penerapan TI, berbagi pengetahuan dari proof-of-concept sebelumnya, serta membantu Travelport dan pelanggan masa depan dalam:
- Menetapkan tolok ukur performa untuk upgrade infrastruktur
- Melakukan analisis biaya-manfaat
- Mengubah arsitektur aplikasi agar optimal untuk Memory-Driven Computing
“Travelport menangani data dalam jumlah luar biasa besar. Pendekatan Memory-Driven Computing akan membantu mereka menemukan wawasan secara cepat dan memperoleh peningkatan performa yang sebelumnya tidak mungkin,” ujar Randy Meyer, VP & GM Compute Solutions, HPE.
Akses Memory-Driven Computing Hari Ini
HPE kini memperkenalkan Memory-Driven Computing Sandbox—lingkungan operasi dan pengembangan yang disiapkan bagi pelanggan dan pengembang di seluruh dunia, hasil kolaborasi antara HPE Pointnext, Hewlett Packard Labs, dan tim Global IT HPE.
Sandbox ini menggunakan HPE Superdome Flex dengan Software-Defined Scalable Memory, sistem baru hasil proyek riset The Machine. Teknologi ini memungkinkan memori berskala besar (hingga 96 terabyte) dapat dikomposisikan dan diakses dengan performa lebih cepat dan tahan gangguan.
“Tim pengembang pelanggan kami bisa bereksperimen langsung bersama tim Hewlett Packard Labs di Sandbox ini,” kata Kirk Bresniker, VP dan Chief Architect Memory-Driven Computing di HPE.
“Kami telah melihat betapa cepatnya inovasi muncul saat teknologi ini berada di tangan pengembang—seperti yang terjadi dengan DZNE dan Travelport—dan hasil kerja mereka turut membentuk agenda riset kami.”
Program ini memungkinkan:
- Pengujian cepat teknologi baru
- Akses awal ke inovasi sebelum peluncuran komersial
- Kolaborasi langsung antara insinyur HPE dan tim pengembang pelanggan
Menuju Komersialisasi Inovasi
Sebagai bagian dari strategi untuk mengkomersialkan hasil proyek The Machine, HPE berencana membawa fitur Memory-Driven Computing seperti Software-Defined Scalable Memory ke pasar lebih cepat.
HPE juga bergerak menuju arsitektur tunggal untuk mengelola seluruh infrastruktur pelanggan—dari edge hingga cloud—dengan visi menciptakan jaringan sistem presisi untuk setiap beban kerja, semuanya terhubung melalui platform operasi yang aman dan umum.
Tentang Hewlett Packard Enterprise
Hewlett Packard Enterprise adalah pemimpin teknologi global yang fokus pada pengembangan solusi cerdas untuk membantu pelanggan menangkap, menganalisis, dan bertindak berdasarkan data, dari edge hingga cloud. HPE mempercepat hasil bisnis melalui model bisnis baru, pengalaman pelanggan yang lebih baik, dan efisiensi operasional yang lebih tinggi—hari ini dan di masa depan.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan qserver indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi qserver.id untuk informasi lebih lanjut!
